Ibukota

Kagak Takut Virus Corona, Petugas Angkut Sampah Cuma Takut Dipecat Atasan

Ayonews, Jakarta 

Sebanyaktujuh lokasi pengangkutan sampah di wilayah Kecamatan Kemayoran tetap dikerjakan petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Kemayoran. Meski pun ada Covid 19.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) LH Kecamatan Kemayoran, Diana Pakpahan menerangkan, pengangkutan sampah pagi, sore hingga pelayanan pengangkutan malam hari tetap berjalan setiap hari.

Untuk pengangkutan pelayanan sore dan malam hari ada di tujuh lokasi, menurut Diana antara lain meliputi, Jalan Kemayoran Gempol (Ardala) dan Eks pohon sengon Jalan H. Ung Raya Utan Panjang. Kemudian, Jalan Perunggu I, Harapan Mulia, dan Jalan Letjend Suprapto Harapan Mulia dan Cempaka Baru. Selain itu, Jalan Kalibaru Timur Raya Utan Panjang dan Jalan Taman Virus, Sumur Batu.

“Ada sebanyak tujuh truk type besar dengan 35 personil yang dikerahkan setiap untuk mengangkut sampah pelayanan sore dan malam hari. Mereka mulai bekerja pukul 16.00 Wib sore hingga pukul 21.00 Wib malam,” ungkap Diana didampingi oprasional Oman dan pengawas Kang Wahyu, Sabtu (04/04/2020).

Dijelaskannya, dari tujuh lokasi tersebut volume sampah perhari mencapai 105 M3. Namun semenjak ada covid 19 menurun hingga 20 persen.

“Iya volume sampah di tujuh lokasi ini menurun hingga 20 persen, semenjak ada covid 19,” paparnya.

Ia menambahkan, seluruh sampah bekas pengangkutan ini seluruhnya langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

“Pembuangan sampah ke TPA tersebut, tidak ada hambatan, tapi selesai pengerjaannya hingga pagi hari,” ucapnya sambil menambahkan, tujuh lokasi pelayanan pengangkutan sampah sore dan malam hari itu merupakan lokasi LPS Pool Gerobak yang sudah dihapus di wilayah Kecamatan Kemayoran.

Seorang petugas pengangkut sampah yang diwawancara Ayonews mengaku nggak takut sama virus Covid-19. Yang ditakutin kalau dipecat atasannya.

“Wong tiap hari urusan sama sampah kan urusan virus. Di sampah banyak virus. Tiap hari kita isep itu virus. Jadi kita mah nggak mempan Korona. Yang kena kan kebanyakan orang kaya, orang kere kaya kita sih virus jadi temen,” cetus seorang petugas. (Irvan/WRC Jakpus)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top