Ibukota

Usir PKL yang Bikin Kumuh, Satgas SDA Kemayoran Tinggikan Turap Saluran PHB

Ayonews, Jakarta 

Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang menggelar lapak di atas saluran air Penghubung (PHB) Jalan Serdang I, Kemayoran, Jakarta Pusat persisnya terletak di samping Pasar Serdang, sangat mengganggu.

Karena itu, saluran air sepanjang kurang lebih 200 meter di kawasan Jalan Serdang I akan ditinggikan sekitar 80 cm oleh satgas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kemayoran untuk menghalau para PKL.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kemayoran, Supriyadi mengatakan, peninggian turap saluran PHB, Jalan Serdang I meliputi panjang 200 meter dengan lebar 1 meter.

“Yang ditinggikan turap saluran airnya sekitar 80 cm, karena seringkali digunakan PKL liar menggelar lapak di atas saluran ini,” ucap Supriyadi, Sabtu (04/04/2020).

Ditambahkan Supriyadi, peninggian saluran PHB mengunakan bahan material batu kali, pasir dan semen yang mulai dikerjakan pada hari ini secara manual. Setelah lokasi ditertibkan petugas gabungan Kecamatan Kemayoran tadi pagi.

“Ada 35 satgas SDA Kecamatan Kemayoran yang saat ini sedang mengerjakan peninggian turap saluran sekitar 80 cm untuk menghalau keberadaan PKL liar yang menggelar lapak di atas saluran PHB tersebut. Pengerjaan peninggian diperkirakan rampung akhir bulan April ini, jika cuaca mendukung,” katanya.

Sementara, Budi tokoh masyarakat Kecamatan Kemayoran meminta kepada Pemerintah setempat konsern terhadap keberadaan PKL liar yang kerap kali memicu kekumuhan wilayah. Terlebih kawasan, Jalan Serdang I merupakan akses menuju ke kantor pelayanan masyarakat.

“Seharusnya Pemerintah setempat bisa mengantisipasi kesemrawutan dan kekumuhan di kawasan tersebut, apalagi kawasan jalan itu merupakan akses menuju kantor pelayanan masyarakat Kecamatan Kemayoran maupun RSUD Kemayoran,” tandasnya.(Irvan S./WRC Jakpus)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top