Hukum & Kriminal

Polisi Grebek Aborsi Ilegal di Klinik Jl Paseban, 1 Dokter, 1 Bidan, 1 Marketing Dibekuk

Ayonews, Jakarta

Polisi menggerebek sebuah klinik di kawasan Senen, tepatnya Jl Paseban, Jakarta Pusat pada Minggu (16/02/20). Diduga, klinik tersebut telah melakukan praktik aborsi ilegal.

Warga sekitar selama ini mengira rumah tersebut hanyalah rumah yang dijadikan klinik biasa yang dianggap sepi.
Namun di depan klinik itu sering mobil dan motor berhenti parkir.

Setelah sepasukan polisi mendatangi dan melakukan penggerebekan ini barulah warga dikagetkan dengan tertangkapnya tiga pelaku utama sebagai tersangka. Mereka adalah R A berperan sebagai dokter, I sebagai bidan dan R sebagai marketing.

Dari Informasi data yang ada di klinik tersebut, praktik haram itu telah merenggut 900 janin dalam 21 bulan terakhir.

Candra, seorang warga mengatakan, kondisi rumah tersebut selama ini hanya sebagai klinik biasa.

“Karena tidak ada yang patut dicurigakan dan orang-orang kliniknya tergolong tertutup sehingga kami pun merasa tak terganggu,” kata Candra

Tindakan aborsi ini menyalahi Undang-Undang Kesehatan Pasal 75 ayat 2 yang mengatur tentang aborsi. Aborsi bisa dilakukan sebagai langkah akhir setelah mendapatkan penasehatan pra tindakan dan atau konseling.

Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan siapa saja yang terlibat dan motif dari seorang tersangka yang pernah menjadi residivis dengan perkara yang sama serta penjeratan pasal yang dapat memberatkan para tersangka.(Meika Ardhianto/WRC)

Most Popular

To Top