Opini

Miskin Akhlak Jiwa Bakal Mengundang Bencana

Oleh: Andi Analta Baso Amier

Dirgahayu Republik Indonesia
Menyatakeun, kesiap-siagaan dalam memperjuangkeun hak asasi manusia.

Berdasarkan preambul
Undang-Undang Dasar 1945
Bahwa sesunggunya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, maka oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.

Kemerdekaan manusia-manusia yang hidup di dalam suatu negeri menjadi perisai bagi suatu bangsa.

Merdeka artinya tidak dijajah dan menjajah, tidak berkuasa dan menguasai, tidak dicuri dan mencuri.

Merdeka dalam tetap pada aturan dan kode etik yang telah dìtentukan di dalam kitab negara yaitu Pancasila.

Suatu negeri akan maju dan berkembang besar jikalau rakyatnya telah merdeka dari segala bentuk penjajahan dan kemiskinan.

Penjajahan yang terjadi saat ini adalah penjajahan terhadap jiwa-jiwa manusia yang ingin merdeka namun begitu banyak rekayasa-rekayasa.

Miskin harta benda tidaklah bahaya, namun sesungguhnya yang bahaya ialah miskin ahlak jiwa yang akan mengundang bencana.

Sudah berapa banyak manusia yang terlena oleh dunia yang hanya sekejap mata, yang akan sirna di makan usia zaman yang semakin merajalela.

Tujuan memperjuangkan hak-hak asasi manusia di mulai dari akhlak yang mulia dengan menyebarkan kebajikan ke pelosok negeri hingga sampai ke seluruh penjuru dunia.

Bagaimana suatu negeri akan maju ataukah akan sirna, semua itu tergantung dari prilaku-prilaku manusia yang ada di dalamnya.

Jangan hanya mengaku-ngaku apalagi untuk menipu-nipu, sebab segala ke-akuan itu yang akan meruntuhkan iman dan taqwa serta mengundang bala bencana.

Sudah banyak terjadi bencana di alam semesta sebab ibu bumi sudah menjerit melihat tingkah laku manusia-manusia, namun bencana kemanusiaan itu lebih berbahaya.

Kembalikanlah hak azazi manusia di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dan bumi pertiwi menjadi saksi nyata, maka pasti kemerdekaan yang sesungguhnya itu menjadi hak seluruh bangsa-bangsa.

🇮🇩❤🇮🇩

Most Popular

To Top