Hukum & Kriminal

Terhipnotis Rayuan Gombal Pria Jomblo, Motor, Duit 2 Juta, Handphone Janda Cantik 2 Anak ini Raib Digondol

Ayonews, Tangerang Kota

Sebut saja nama samarannya SH. Meski sudah dikaruniai dua anak, janda asal Jawa Tengah ini masih berpenampilan menarik. Tubuhnya langsing, kulitnya putih, hidunganya juga mancung kayak cewek-cewek bule.

Nggak heran kalau banyak laki-laki jatuh hati padanya. Tak sedikit para hidung belang mendekati dan berusaha merebut hati wanita berusia 39 tahun ini.

Warga Kelurahan, Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ini tak goyah. Berbagai model rayuan para kaum Adam tak membuatnya tergoda. Dia anggap semua lelaki sama; tukang gombal. Apalagi ia masih trauma dengan kisah perceraian dengan mantan suaminya 5 tahun lalu.

Sang mantan suami berselingkuh, lalu meninggalkan dirinya dan kedua anaknya begitu saja. Belakangan diketahui kalau sang sauaminya dulu pun akhirnya menikahi selingkuhannya. SH tak mau dimadu. Ia lebih memilih untuk hidup bersama kedua anaknya.

Meski beban yang dipikulnya berat, toh hingga saat ini ia mampu menghidupi kedua anaknya. Berpindah dari satu rumah kontrakan ke kontrakan lain, SH berjuang keras sendirian mencari nafkah demi membesarkan kedua buah hatinya. Tak ada saudara, tak ada teman membantu, ia banting tulang sendirian.

Sebagai single parents, godaan demi godaan datang silih berganti. Dengan janji berjuta gombal, banyak lelaki berusaha mendekati dan merayu mau menikahinya. Tapi tak sedikit juga ada lelaki yang mencoba memanfaatkan kelemahannya. Berdalih membantu, SH kerap menjadi korban materi sang hidung belang.

Meski saban hari sibuk mencari nafkah, sesekali SH mengisi waktu kosongnya dengan menghibur diri. Salah satunya dengan bermedsos ria. Facebook menjadi salah satu media sosial tempatnya mencurahkan hati. Sesekali ia bercerita tentang kesukaan-kesukaannya, dari pakaian, kuliner, jalan-jalan. Kadang   ia juga bercerita tentang kesendirian di status-statusnya.

Lantaran wajah di fotonya tampak sebagai wanita berpenampilan menarik, membuat banyak lelaki berusaha berkenalan dengannya. Di antara ratusan laki-laki yang berusaha mendekati SH, salah satunya mengaku bernama Damar Wulan.

Awalnya SH menanggapinya biasa aja, meski ia juga kagum perjuangan Damar terus beruaha mau merebut hatinya. Tampang aslinya sih nggak ganteng-ganteng amat. Karena teknologi kamera ‘jahat’ aja penampilan wajahnya dibikin terlihat bersih dan putih kayak aktor drama Korea.

Entah mengapa, lama kelamaan Damar Wulan ini membuat hatinya tergugah. Dari sekadar saling balas di status, saling inbox dan chatingan, SH kini luluh. Damar berusaha menyelami apa saja kesukaan SH. Seketika itu, bagi SH Damar menjelma menjadi lelaki tempat mencurahkan segala isi hatinya.

Di kala senggang, Damar mengajaknya berkaraoke bersama melalui aplikasi Star Maker. Perkenalan keduanya semakin mendalam. Bukan cuma melalui Facebook atau aplikasi itu, keduanya pun terus intens berkomunikasi melalui pesan whatsaap. Sesekali keduanya video call sebagai bagian dari saling mengenal agar lebih dekat. Termasuk saling memberikan alamat tempat tinggal.

Dari obrolan melalui whatsaap, Damar mengaku masih jomblo dan tinggal di Solo. Ia sedang mencari pendamping hidup. Dan kali ini ia mengatakan jatuh cinta dengan SH. Damar tak peduli meski SH sudah lama menjanda dan dikaruniai dua anak.

“Aku sayang kamu dan anak-anakmu,” ucap Damar di salah satu pesan WA-nya.

“Aku juga sayang kamu,” balas SH.

SH makin mabok kepayang saat Damar bersedia menjadi imam keluarga bagi SH dan kedua anaknya. “Aku sudah punya rumah, tapi aku tinggal sendiri. Orangtuaku juga minta aku cari istri. Aku ingin kenalin kamu ke orangtuaku,” ujar Damar.

“Sumpah aku mau nikahi kamu,” ucap Damar lagi sambil berusaha terus meyakinkan. Kali ini SH benar-benar terhipnotis.

27 Januari 2020, Damar benar-benar muncul dan datang ke rumah kontrakan SH. SH semakin yakin karena foto dan wajah Damar di medsos dan saat video call via whatsapp pun sama.

“Aku ada bisnis di sini. Mau sekalian beli mobil di Cengkareng. Aku mau boyong kamu dan anak-anakmu ke Solo. Mau aku kenalkan sama ibu dan bapakku,” kata Damar. SH tersenyum senang dengan rencana Damar. Ia berbinar-binar. Setetes air mata harapan sempat jatuh ke pipinya. Calon pendamping hidup sudah di depan matanya.

Merasa tak enak dengan tetangga, SH mencarikan kos yang tak jauh dari tempatnya ngontrak. Dengan kedekatan ini, keduanya intens tiap hari bertemu. Hingga Jumat (31/01/2020), sekitar pukul 11.00 WIB, Damar datang ke kontrakannya.

Kepada SH, Damar mengatakan hendak meminjam motor mau ke Cengkareng membetulkan mobilnya yang rusak. Tak cuma meminta STNK, Damar juga meminta BPKB asli motor Mio J bernopol B 4790 BAZ, handphone dan uang sebanyak 2 juta rupiah. Saking percayanya, SH pun memberikan semua permintaan Damar. Ya, tanpa ada sedikit pun curiga.

Memang pada dasarnya mau menipu, hari itu juga Damar pun menghilang bersama harta benda milik SH. SH baru tersadar kalau ia sudah tertipu. Kesal dengan kelakuan Damar, ia pun melaporkan peristiwa yang membuatnya geram itu ke petugas Polsek Cipondoh.

“Awal melapor dibikin berbelit belit. Entah apakah karena saya orang susah tidak punya uang untuk membayar biar tugas pak polisi mempercepat proses laporan, laporan ini sempat dilempar ke sana ke sini. Saya cuma berharap agar pelaku tertangkap dan barang-barang saya bisa kembali,” ujar SH, Jumat, (7/02/2020).

Meski sudah diberitahu no handphone dan whatsapp pelaku yang masih aktif, polisi sepertinya tak juga mau meresponnya dengan cepat. “Apa harus orang kaya yang harus cepat ditangani masalahnya karena mereka bisa membayar aparat kepolisian dengan hartanya agar pelaku segera ditangkap. Saya memohon kepada Kapolri yang baru yang saya tau dan baca beliau sangat tegas dalam menetapkan aturan aturan yg baru pada seluruh jajaran kepolisian,” keluh SH, kesal.

SH mengimbau kepada semua pihak agar berhati-hati dengan pria yang mengaku bernama Damar Wulan ini. “Facebooknya memang masih aktif. Tapi berganti nama jadi Bima. WA dan no teleponnya juga masih aktif. Tapi apa daya, tetap aja saya nggak bisa mencarinya,” kata SH sambil menunjukkan bukti laporan ke petugas Polsek Cipondoh. Dalam laporan itu, ulah pelaku diduga bisa dijerat pasal 378 KUHP (penipuan) & 372 KUHP (penggelapan). (Aldi/WRC Indonesia)

Most Popular

To Top