Ibukota

Sebelum Dipulangkan, Ribuan Warga Gangguan Jiwa PSBL Harapan Sentosa 2 Dilatih Nyuci Mobil & Motor

Ayonews, Jakarta

Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 2 di Jl. Bina Marga Cipayung, Jakarta Timur, sedikitnya menampung 1138 warga yang mengalami gangguan jiwa. Mereka dibina agar kembali hidup normal dan bisa diterima masyarakat.

Mayoritas warga binaan itu berasal dari penertiban yang dilakukan petugas Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta di Wilayah Jakarta.

“Pembinaan yang dilakukan bukan hanya fisik. Tapi juga mental,” kata Tuti Sulistyaningsih Kepala PSBL Harapan Sentosa 2 kepada Ayonews saat ditemui di halaman PSBL Harapan Sentosa 2, Jum’at (7/2/2020).

Untuk bisa memulihkan daya ingat warga binaan panti, menurut Tuti, dibutuhkan waktu cukup lama.

Tiap orang berbeda-beda kasuistisnya. Ada yang baru satu bulan sudah ingat, ada juga setelah dua tahun tinggal di panti baru sembuh,” terangnya.

Menurut Tuti, proses penyembuhan agar kembali sehat jiwanya dilakukan secara rutin terhadap warga binaan.

“Dalam satu minggu sebanyak tiga kali warga binaan dibawa berobat ke rumah sakit Duren Sawit. Setiap terapi kesehatan setidaknya dibawa 100 orang warga binaan,” terang Tuti.

Para warga binaan PSBL Harapan Sentosa 2 dibina dan ditangani dengan metode untuk menuju proses pemulihan. Mereka pun mendapat asupan makan sehat dan bergizi sehari-hari secara gratis.

Menariknya, PSBL Harapan Sentosa 2 memberdayakan warga binaan untuk aktif. Salah satunya dengan membuka steam cuci motor. PSBL menggandeng CSR (corporate social responsibility) untuk ikut membiayai tempat cucian motor yang dibuka sejak September 2017 dan diberi nama Kube Larasakti.

Sebelum diterjunkan langsung untuk melayani masyarakat umum, mereka melakukan pelatihan terlebih dahulu. Mereka belajar di tempat steam motor dan mobil yang berada di sekitar lingkungan PSBL Harapan Sentosa 2.

Steam Motor Kube Larasakti ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 – 17.00 WIB. Adapun rincian layanan steam untuk motor dikenakan biaya Rp 10.000 dan mobil Rp 20.000.

Disinggung PT Mega Usaha Jaya (MUJ)selaku penyedia makan untuk warga binaan, Tuti mengaku merasa puas dengan pelayanannya.

“Bagus pelayanan dari PT MUJ. Selain tepat waktu dalam pengiriman, bahan makanan yang diberikan juga kualitasnya bagus,” katanya.

Untuk diketahui dalam tahun anggaran 2020 ini, PT MUJ adalah selaku perusahaan yang menyediakan bahan pangan di PSBL Harapan Sentosa 2 dengan nilai proyek Rp. 12,4 Miliar. (Dedy Budiman/WRC Jakarta)

Most Popular

To Top