Ibukota

Kapolres Jakbar: Polisi itu Harus Seperti Pelayan Restoran Biar Dapet Tips dari Pelanggan

Ayonews, Jakarta

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru bersama rombongan menggelar apel tatap muka bersama jajaran Polsek Kalideres Selasa pagi (4/2/2020) di Mapolsek Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam Apel tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Kalideres Kompol Indra Saputra. Sementara Wakapolsek AKP Julianto didapuk menjadi komandan upacara.

Dalam kesempatan itu, Kombes Audie menyampaikan pesan kepada jajaran di bawahnya agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Terutama pada tokoh ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

“Kita jadikan sebagai mitra tugas kita. Dengan dekat dengan mereka tingkat kriminal dan kejahatan bisa ditekan. Sehingga tugas di tengah masyarakat akan lebih baik nantinya. Apalagi dekat dengan tokoh agama, karena adanya penyuluhan agama.” pesan Kombes Audie.

Lebih lanjut Kombes Audie menegaskan bahwa korps Bhayangkara ditugaskan sebagai pelayan masyarakat. “Masyarakat itu majikan kita. Dan kita pelayan untuk mereka,” terangnya.

Kombes Audie mencontohkan dua filosofi yang harus dipahami oleh jajaran kepolisian. “Pertama, kita ini seperti pelayan restoran yang harus banyak senyum dan ramah, dan jika lakukan itu apa yang kita dapat dari uang tips itu jadi keberkahan buat keluarga,” terangnya.

Kemudian filosofi yang kedua, sambung Audie, polisi itu seperti orang di pinggir jalan yang kerjanya ketuk ketuk botol dan bernyanyi-nyanyi.

“Apa yang kita nyanyikan itu belum tentu enak di dengar. Akibatnya, mengganggu kenyamanan pengendara, kerena terganggu pengendara itu keluarkan uang koin dengan hati yang tidak ikhlas. Artinya apa yang kita dapat tidak ada keberkahan dan akan jadi penyakit buat keluarga kita,” tandasnya.

Kombes Audie juga mengingatkan kepada jajarannya agar jangan sombong dan merasa hebat.

“Jangan kalian merasa bangga pada diri Anda sebagai seorang polisi dengan berpangkat tinggi, tapi tidak bisa memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat,” terangnya

Menurutnya, pangkat di kepolisian hanya internal organisasi agar bisa memberikan pelayanan secara struktur. “Tentunya harus kita pahami, artinya kita jangan sombong dan bangga,” tegasnya.

Sebagai pelayan masyarakat, Kombes Audie juga meminta kepada jajarannya agar selalu merespon cepat bila ada aduan melalui telepon dari masyarakat.

“Berikan pelayanan yang baik pada masyarakat. Telepon harus stand by 24 jam. Jangan sampai pelayanan itu tidak baik dan didengar sampai pada pucuk pimpinan,” tambahnya.

Bahkan Kombes Audie menyatakan handphone pribadinya siap dalam 24 jam untuk menerima pengaduan dari masyarakat.

“Saya ingin lebih dekat dengan masyarakat, agar pelayanan 24 jam untuk masyarakat saya tahu. Siapa pun orangnya jika telepon dengan saya, tetap saya angkat dan saya layani,” ujarnya.

Kombes Audie mengingatkan kepada seluruh jajaran Polres Jakarta Barat jangan ada yang menjadi pengkhianat
Misalnya justru anggota polisi menjadi cepunya (mata-mata) bandar Narkoba.

“Itu artinya dia pengkhianat. Saya tidak segan-segan untuk menindak tegas anggota yang membantu aksi kejahatan, baik pidana hingga pemecatan. Masih banyak anggota Polri ingin berada –bertugas– di jajaran Polres Jakarta Barat.” tegasnya.(Ismail/WRC Indonesia)

Most Popular

To Top