Hukum & Kriminal

Video: Dikira Jadi Korban Sindikat Organ Manusia, Siswi SMP Ini Ditemukan Meninggal di Gorong-gorong Depan Sekolah

Ayonews, Jakarta
Setelah hilang dalam beberapa hari, Delis Sulistina, siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya, akhirnya ditemukan pada Senin  (27/1/2020) sekitar pukul15.30 WIB.

Sayangnya, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam selokan di depan sekolahnya SMPN 6, Kota Tasikmalaya Jl. Cilembang, Cilembang, Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dari Informasi yang dihimpun penemuan mayat Delis bermula ketika sekitar pukul 14.30 WIB, seorang saksi bernama Engkos (42)menerima pemberitahuan dari saksi Teteng (40) bahwa saluran air depan SMPN 6 Kota Tasikmalaya tersumbat dan tercium bau busuk menyengat.

Dari informasi tersebut kedua saksi berinisiatif menusuk-nusuk sumber sumbatan pada saluran air. Karena kesulitan, sehingga keduanya berupaya membongkar gorong-gorong.

Dari bagian atas dan terlihat ada kaki manusia sehingga keduanya melaporkan temuan itu ke Pihak Kepolisian.

Piket Reskrim bersama dengan Unit Inafis dan Polsek Cihideung pun mendatangi TKP tersebut di Depan SMPN 6. Dibantu anggota Polres Tasikmalaya Kota dan petugas Polsek Cihideung melanjutkan membongkar gorong-gorong.

Dari hasil pembongkaran, ditemukan mayat berjenis kelamin perempuan dengan posisi terlentang menggunakan pakaian seragam Pramuka, tas sekolah masih di tangan korban dan krudung masih melingkar di leher korban.

Di dalam tas korban berisi buku-buku dan identitas korban atas nama Delis Sulistina (13) pelajar, warga Sindangjaya Rt. 004 / 008, Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Selain mengumpulkan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi,petugas membawa korban ke RSUD Tasikmalaya dan melakukan visum ET repertum. Petugas juga menghubungi keluarga korban.

Dari hasil pemeriksaan dokter RSUD Dr.Soekardjo menyimpulkan bahwa korban mengalami kekerasan. Ada luka memar di beberapa bagian tubuh dan ada darah dari telinga korban.

“Tidak ada pengambilan organ seperti yang ramai beredar di media sosial,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto S.IK kepada wartawan.

AKBP Anom menegaskan, jajaran Polres Tasikmalaya Kota akan mengusut tuntas kasus penemuan mayat ini.

“Masyarakat dimohon untuk tenang dan tidak terprovokasi dengan berita berita yang tidak benar terkait dengan kabar sindikat pengambilan organ tubuh manusia,” ujarnya.

AKBP Anom mengungkapkan pihaknya akan terus menyelidiki kasus ini hingga pelaku kekerasan terhadap korban tertangkap.

“Kami juga akan menindak tegas pelaku penyebar berita hoaks yang dapat menyebabkan suasana menjadi tidak kondusif. Semoga Penyidik diberikan kemudahan dalam mengungkap kasus ini. Mohon Doanya dari semua Pihak”, ujar Kapolres AKBP Anom Karibianto, S.IK

Korban sempat hilang sejak Kamis (23/1/2020) dan sudah malaporkan kehilangan anaknya Ke Polsek Mangkubumi pada hari Jumat (24/1/2020). Keluarganya sempat khawatir Delis menjadi korban kasus sindikat pengambilan organ tubuh. (Yulianus Zebua/WRC Tasikmalaya)

Most Popular

To Top