Hukum & Kriminal

Abis Rakernas PDIP Minum Jamu Kuat Ditemani Cewek Biliar Bertarif 10 Juta, Bupati Boven Digoel Wafat

Barang bukti jamu kuat yang diamankan polisi.

Ayonews, Jakarta

Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop alias Benny (44) ditemukan tewas di Hotel Grand Mercure lantai 21 kamar 2135, Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban berlalu dunia usai menghadiri acara Rakernas PDIP.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan beberapa barang bukti di kamar hotel tempat warga Jl. N Transpapua Km 04 Kel. Sokanggo Kec. Mandobo, Papua ini tenang.

Diambil, kartu Tanda Peserta Rakernas & HUT PDIP, KTP Korban, uang Rp.100.000.000, – (pecahan Rp.50 ribu) dan jamu ramuan ihsanix. Jamu ini biasanya diminum sebagai obat kuat seks.

Dari hasil investigasi Ayonews terungkap, salah satu saksi yang mendampinginya di hotel bernama Mirnawati (30), seorang karyawati tempat hiburan billyard “After Hour”, Sarinah Menteng, Jakarta Pusat. Di tempat tersebut, saksi sudah bekerja selama 7 bulan.

Mirnawati menerima baru pertama kali menerima korban dan menerima untuk menemaninya minum anggur dan mau dibawa ke kamar hotel Grand Mercure.

“Tidak ada perjanjian kedua tentang pembayaran untuknya. Tapi Mirnawati menerima uang yang diberikan oleh korban sebesar Rp. 10 juta di hotel,” ungkap sumber di kepolisian yang enggan menyebutkan identitasnya.

Persitiwa bermula kompilasi pukul 04.00 WIB, Mirnawati dan korban tiba di hotel menggunakan mobil diantar oleh sopir bernama Mansur. Kemudian Mirnawati dan korban masuk ke kamar 2135 lantai 2 Grand Mercure. 

Sekitar pukul 05.00 WIB, korban turun dari tempat tidur. Tiba-tiba saja terjatuh dilantai dan tidak sadarkan diri. Mirnawati yang teridentifikasi sebagai
warga Jl. Luar Batang Rt 001/03, Penjaringan, Penjaringan, Jakut
segera menghubungi resepsionis hotel.

Sekitar pukul 05.17 WIB, dua orang keamanan datang kemudian membawa korban ke RS Mitra Kemayoran. Setiba dirumah sakit meninggal dinyatakan dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus tidak tahu soal jamu tersebut. Namun, dia menyebut ada obat-obatan terkait penyakit jantung yang ditemukan di kamar Benediktus.

“Itu barbuk ada kan dia punya obat-obatan semua kan diumumkan ada penyakit jantung itu loh,” kata Yusri mengutip media online.

Benediktus berangkat karena sakit. Pihak Keluarga Benediktus juga tidak meminta jenazah mendiang Benediktus diautopsi. (Ayom Cahyono / Kontributor Ayonews.Com)

Most Popular

To Top