Uncategorized

Nutupin Koreng Sendiri Sambil Goreng Isu, Partai Demokrat Baper!

Ayonews, Jakarta

Saat ini dilaporkan bahwa kedua mantan direksi salah satu BUMN Jiwasraya sudah kabur ke luar negeri. Kerugian awal yang diperkirakan sebesar 13 trilyun lebih ini masih jadi kasus yang menggantung.

Di saat kasus Jiwasraya mencuat, politisi Partai Demokrat malah baper dan seperti orang kebakaran jenggot.

“Dia ini sepertinya sedang memanfaatkan momentum ini untuk menggoreng isu. Entah demi menutupi koreng dan sekaligus memblokir lampu sorot PSI yang terang benderang ke segala arah. Sehingga, yang semula gelap, menjadi nyata boroknya terlihat,” papar Sekjen Kawal Indonesia, Andre Vincent Wenas dalam diskusi mingguan terbatas Komunitas Anak Bangsa (KAB) di Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Meski kena peluru nyasar yang dilesatkan politisi Partai Demokrat, para politidi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) anteng-anteng saja. Mereka menanggapi serangan ini sebagai lelucon yang justru membongkar borok mereka sendiri.

Sambil menunggu momen yang tepat, jubir PSI, Dedek Prayudi, dalam pers releasenya menyampaikan bahwa PSI sedang fokus menunaikan mandat dari konsitutennya di daerah.

Kendati demikian, PSI mendukung penuh langkah Menteri BUMN Erick Thohir untuk membongkar habis skandal mega korupsi di Jiwasraya.

Dalam releasenya hari ini, Dedek nyampaikan sikap PSI terhadap skandal Jiwasraya dalam 5 poin: Pertama, beberapa hari ini ramai di media sosial mempertanyakan sikap PSI terhadap kasus Jiwasraya. Framingnya seolah-olah PSI terlibat dalam kasus itu dan oleh karena itu PSI tidak bersikap.

Kedua, kasus Jiwasraya ini berlangsung sudah lama. Bahkan diduga telah terjadi kebobrokan sekitar 10 tahun yang lalu, sebelum presiden Jokowi memerintah negeri ini. Dan, artinya jauh sebelum PSI lahir.

Ketiga, kasus ini semakin terang benderang setelah Menteri Erick Tohir membenahi BUMN, termasuk Jiwasraya. PSI memberikan dukungan penuh kepada Erick Tohir untuk menyelesaikan kasus Jiwasraya, memperbaiki manajemennya sampai memperkarakannya pada ranah pidana bila ditemukan aliran dana haram kepada semua pihak yang terlibat.

“Ini pakem sikap terang benderang PSI yang tidak perlu dipertanyakan lagi sebenarnya,” kata Dadek.

Keempat, pada saat ini PSI berusaha untuk fokus mengerjakan hal-hal kongkrit di DPRD seluruh Indonesia yang memiliki kursi parlemen seperti di Jakarta, Surabaya dan Tangerang Selatan sebagai komitmen PSI menjaga amanah dari konstituen.

Kelima, terkait kasus jiwaswaraya, PSI menyarankan dan mendukung media dan publik untuk menanyakan kepada partai politik yang ada di DPR, sebagai pilihan rakyat.

“Mereka wajib terlibat aktif dalam proses penyelasaian masalah ini. Partai-partai di DPR memiliki mandat dan kekuatan politik untuk ikut terlibat dalam menyelesaikan kasus jiwaswaraya,” tambah Dadek.

Sekjen Kawal Indonesia menambahkan kalau dirinya merasa aneh jika fraksi-fraksi di DPR-RI masih mingkem soal skandal Jiwasraya ini.

“Padahal PSI sudah menyuarakan sikapnya. Tapi begitulah kenyataannya,” tambah dosen filsafat ini.

Menurut Andre, respon masyarakat yang besar agar skandal Jiwasraya terbongkar dan terselesaikan kasusnya tergambar dalam arus percakapan media sosial maupun media main-stream.

“Termasuk sebenarnya keinginan beberapa politisi Partai Demokrat bersama para buzzer-nya yang ini mendengar pernyataan sikap dari PSI,” sambungnya.

Menurut Andre, dengan munculnya Tagar #PSImingkemSoalJiwasraya sebetulnya adalah ungkapan kerinduan hati yang mendalam agar PSI bisa berkiprah lebih luas lagi.

“Bukan cuma di level daerah (DPRD), tapi justru di level nasional: DPR-RI,” terangnya.

Karena itu, Andre menegaskan bahwa suara nurani terdalam ini mesti dibantu untuk diungkapkan, diartikulasikan dan diwujudkan.

Bagaimana mewujudkan kiprah menjadi PSI lebih luas? Padahal Pileg kan masih menunggu tahun 2024 nanti, menurut Andre caranya dengan memanfaatkan Pilkada Serentak 2020. Ada 270 daerah yang akan melakukan pemilihan kepala daerah dan wakilnya.

“Kenali baik-baik para kandidat (balon: bakal calon) yang ikut kontestasi. Jika ada kader PSI di sana, pilih dia! Demi Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.(DM)

Most Popular

To Top