Uncategorized

Kasusnya Mandek, KPK Didesak Segera Tuntaskan Korupsi Wisma Atlit yang Diduga Melibatkan Politisi PDIP I Wayan Koster

Ayonews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk kembali melanjutkan dan menuntaskan kasus wisma atlit yang sempat tidak selesai. Dalam kasus tersebut banyak menyeret anggota DPR-RI dan sempat heboh pada tahun 2012 lalu

Presiden Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (Laksi), Azmi Hidzaki kepada Ayonews mengaku pesimis KPK bakal berani mengungkap kasus yang melibatkan politisi Partai Demokrasi Indonesia, I Wayan Koster.

Laksi bertekad akan terus menagih janji KPK yang katanya menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia. Laksi juga menilai KPK tidak serius dan tidak ada iktikad baik untuk menuntuntaskan kasus korupsi wisma atlit ini.

“Kami mempertanyakan kinerja KPK dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi I Wayan Koster. Terlebih kasus suap pembahasan anggaran di Kemendiknas dan Kemenpora,” ungkapnya.

Dugaan korupsi yang melibatkan I Wayan koster terdapat dalam beberapa kasus dengan Permai Grup. Fakta atas dugaan keterlibatan Wayan mencuat saat persidangan perkara kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet Palembang, serta kasus korupsi penggiringan anggaran proyek di Kemendiknas dan Kemenpora, yang salah satunya melibatkan beberapa anggota DPR RI komisi X,

Dua perkara tersebut diketahui mencuat sekitar tahun 2012-2013 lalu. Koster saat itu diketahui menjabat sebagai pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.‎ Dugaan keterlibatan dan turut serta dalam menerima aliran dana pembangunan wisma atlit telah di ungkapkan dari perusahaan Permai grup,

I Wayan Koster sendiri sudah berulang kali diperiksa penyidik KPK terkait sejumlah kasus korupsi. Di antaranya kasus korupsi penggiringan anggaran proyek di Kemdiknas dan Kemenpora.

Bahkan di dalam surat dakwaan KPK terhadap Angelina Sondakh disebutkan bahwa Wayan Koster saat menjabat Wakil Koordinator Pokja Komisi X menerima uang sebesar Rp5 miliar dari Permai Group.

Pemberian uang itu untuk membantu Angelina Sondakh, selaku anggota Komisi V untuk muluskan pembahasan anggaran Wisma Atlet SEA Games di Kemenpora

“Atas dasar itulah maka kami meminta KPK agar membuka kembali kasus tersebut sehingga rasa keadilan masyarakat terhadap penegakan hukum dapat pulih kembali,” tegasnya.(Meika Ardhianto/WRC Tekab Tangsel)

Most Popular

To Top