Hukum & Kriminal

3 x 24 Jam Tak Minta Maaf ke Ojol Seluruh Indonesia, Iis Dahlia Mau Didemo & Dilaporkan ke Polisi

Ayonews, Jakarta

Kasus selebritis Iis Dahlia yang melontarkan permintaan menyamakan profesi pilot dengan sopir ojek online berbuntut panjang. Dalam menjawabnya di berbagai media, Iis disetujui telah merendahkan profesi ojek online.

Sopir Ratusan Ojol yang terdiri dari supir Gojek dan Grab berencana mau menggeruduk rumah penyanyi dangdut itu di Lebak Bulus pada Minggu (22/12/2019) mulai pukul 13.30 WIB. Mereka mau mendemo rumah Iis Dahlia.

Namun sebelum aksi dimulai, pengemudian membantah Ojol yang memulai pengaduan Henry Indraguna di kantornya Henry Indraguna & Rekan, menara kantor Belezza lantai 8, Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Dalam konferensi pers di konferensi, Henry mengatakan, jika memang ada yang meminta maaf sudah cukup.

“Ada raja udara, ada raja darat. Kita raja darat, roda dua. Raja tidak bisa membandingkan. Di sana menggunakan sayap dua, berbeda urusannya. Semua punya profesi masing-masing. Jangan saling menghina” kata Henry.

Sebagai penasihan hukum para Ojol, Henry mengaku telah mengirim surat kepada artis dengan ID inisial. Dalam surat itu ia meminta klarifikasi dari memintanya.

“Perkataan saudari ID yang membandingkan dengan profesi di media elektronik telah membuat Ojol seluruh Indonesia marah,” papar Henry.

Berikut anggapan Iis Dahlia di berbagai media; “Eh lu pikir lagi gue itu pilot bukan sopir Ojol. Kalau udah selesai ngambil penumpang minta bintang. Kalau ada yang baik hati ngarep ngasih tips.”

Menurut Henry, atas perkataan Iis Dahlia ini sebagai otoritas hukum Ojol, pihaknya meminta klarifikasi sesuai dengan maksud dan tujuan dengan perkuatan ini.

Henry mengatakan, menurut hematnya membuat sakit hati para Ojol se-Indonesia, mengapa harus dibandingkan.

“Tujuannya apa? Apakah mau menghina profesi Ojol? Biar juga, pilot pionir di udara. Ojol pahlawan di darat. Tanpa Ojol bagaimana masyarakat Indonesia mendapat pelayanan. Ojol tinggal pencet datang, apakah ada persetujuan yang diterima Ojol seIndonesia, apakah ini masalah?” ” katanya.

Kalau memang tidak ada niat menghina, Henry meminta Iis Dahlia mengklarifikasi ucapannya.

“Kalau tidak ada niat, jelaskan dan klarifikasi ke seluruh media. Sebelum lanjut ke langkah hukum. Kami menyediakan waktu 3 x 24 jam buat Iis. Kalau somasi kami di pindah, maka kami akan melakukan upaya hukum,” tandasnya.

Henry ingat Iis Dahlia agar jangan mencari masalah dengan pasukan hijau ini.

“Ini massa yang cukup besar di Indonesia. Jangan dibandingkan dengan pilot di udara dan hijau di darat. Mudah-bisa saudari ID ini bisa mendengar dan terketuk untuk mendukung Ojol seluruh Indonesia,” tandasnya.

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono mengatakan itulah yang disebut pertentangan para pengemudi ojek online.

Seperti berita yang dikeluarkan hingga Rabu (18/12/2019), Iis Dahlia menyebut bahwa pengemudi ojol yang sudah mengantar akan mengantarkan penumpang bintang dan berharap ada yang berbaik hati untuk memberi kiat.

Ia membandingkan dengan profesi pilot

“Kami menilai Iis Dahlia ini tidak beretika tak punya adat. Kenapa juga harus membandingkan profesi kami dengan profesi sebagai pilot, hal ini menyinggung banyak pengemudi ojol dari seluruh Indonesia. Semoga saja mengingat bagaimana menjadi sopir ojol yang juga mendukung, ”papar Igun.

Menurut Igun, sebagai seniman yang menjadi figur publik yang sudah terkenal, Iis Dahlia dapat meminta sikap dan tutur kata dalam membuat yang ingin menyatukan pihak lain. “Jaga etika lah,” tegas Igun. (M.Irsyad / WRC Tekab Kabupaten Tangerang)

Most Popular

To Top