Gaya Hidup

Begini Caranya Agar Organ Intim Anda Elastis, Kenyal dan Kencang

MENJAGA kebersihan dan kesehatan organ intim menjadi sesuatu yang sangat penting bagi wanita. Organ intim menjadi sangat berharga bagi pasangannya. Dengan vagina yang sehat dan bersih, menjadi daya tarik tersendiri bagi pasangan dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

Bagi wanita yang belum memiliki pasangan, memelihara dan merawat organ intim tak kalah pentingnya. Sebab, seiring dengan bertambahnya usia, dinding-dinding vagina dapat berubah, bahkan bisa mengendur.

Terlebih lagi bagi para wanita yang baru saja menjalani proses melahirkan secara normal. Jika area vagina tidak dirawat, bisa muncul berbagai permasalahan. Salah satunya adalah dinding vagina yang mulai mengendur atau masalah kesehatan lainnya.

Dinding vagina yang kendur disebabkan karena berkurangnya kekencangan struktur jaringan penyokong vagina sehingga bentuknya membesar dan longgar.

Bagaimana bisa mengetahui bahwa dinding vagina mengendur? Di antaranya tidak bisa menahan buang air kecil tiba-tiba saat sedang batuk, bersin, tertawa, atau berolahraga.

Faktor lainnya yang menyebabkan pengenduran dinding vagina adalah bertambahnya usia dan proses menopause. Perempuan menopause kerap mengalami keluhan turun peranakan (prolapse uteri). Karena itu penting untuk mengembalikan kembali struktur vagina sehingga dapat mengurangi keluhan tersebut.

Tak sedikit wanita yang memilih untuk melakukan operasi pengencangan vagina atau yang dikenal dengan vaginoplasty. Mereka ingin mengembalikan kondisi organ intimnya agar kencang dan tetap menarik di mata pasanganya dengan melakukan operasi plastik.

Seiring dengan berkembangnya teknologi di dunia kecantikan medis, ada cara lain untuk mengembalikan kekencangan vagina dengan cara instan. Yakni teknik laser organ intim. Cara ini dilakukan tanpa harus melakukan operasi plastik.

Salah satunya teknik laser vagina tightening (LVT). Teknik ini merupakan upaya untuk mengencangkan otot sekitar vagina yang berfungsi mengurangi keluhan inkontinensia urin. Proses laser peremajaan dinding vagina atau vaginal tightening ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi yang tidak menginginkan operasi vaginoplasty.

Proses peremajaan vagina dengan laser bermacam-macam. Namun intinya untuk merangsang pertumbuhan kolagen di area wajah, termasuk juga di area vagina.

Laser tersebut bekerja dengan cara menghasilkan panas pada dinding vagina. Teknologi laser ini dapat memanaskan jaringan lunak dan basah yang melapisi vagina dan bibir vagina (labia) sehingga terjadi pembentukan kolagen baru.

Laser tersebut memiliki frekuensi hingga 2.940 nanometer yang bekerja tepat sasaran hingga dinding vagina bagian dalam. Fungsinya untuk membuat dinding vagina lebih elastis, kenyal, dan kencang.

Saat laser ditembakkan ke dalam dinding vagina, terasa seperti ada getaran hangat. Tindakan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan efek samping apapun karena tidak ada metode pembedahan yang menyebabkan kulit terluka atau terjadinya pendarahan.

Namun, sebelum mengambil tidakan ini, pasien diharuskan untuk melakukan pemeriksaan papsmear lebih dulu. Pap smear adalah prosedur pengambilan dan pemeriksaan sampel sel dari leher rahim, untuk melihat ada tidaknya kelainan yang dapat mengarah kepada kanker serviks

Pemeriksaan papsmear merupakan prosedur sebelum melakukan perawatan. Pasien harus menunjukkan hasil pemeriksaan ini untuk memastikan tidak ada tanda infeksi dan keganasan pada organ intimnya.

Termasuk di masa menstruasi pun, pasien tidak diboleh melakukan operasi laser. Biasanya, wanita yang telah menjalani operasi laser tidak boleh melakukan hubungan intim selama 14 hari.

Proses pengaplikasian operasi laser terdiri dari dua tahap. Pertama, laser akan ditembakkan ke dalam dinding vagina. Selanjutnya ditembakkan pada bibir vagina dan area sekitar. Waktu yang dibutuhkan pun terbilang singkat, yakni 60 menit. Teknik laser dapat dilakukan sebanyak satu hingga tiga kali per tahun sesuai dengan berat keluhan yang dialami.***

 

Most Popular

To Top