Gaya Hidup

Pilih Mana, Manicure & Pedicure di Spa atau Sendiri di Rumah?

MANICURE dan pedicure adalah serangkaian perawatan di bagian tangan dan kaki. Keduanya memang terpisah. Namun pada saat perawatan, biasanya menjadi satu rangkaian.

Perawatan ini lazim dilakukan para wanita, meski tak sedikit pria juga melakukannya, demi kebersihan kuku jari tangan dan kaki.Teknik perawatan eksklusif ini sudah lama diperkenalkan di negara Perancis.

Manicure adalah perawatan bagian jari-jari tangan. Sementara pedicure adalah perawatan jari kaki. Manicure dan pedicure khusus untuk memperbaiki kondisi kuku yang kusam, kuning, dan kapalan.

Dengan manicure dan pedicure, kondisi kuku yang semula tak enak dipandang, jadi indah, sehat dan lembut dirasakan. Namun demikian, perawatan ini tidak bisa memperbaiki kerusakan kuku.

Rusaknya kuku bisa akibat jamur atau kurangnya kalsium. Meski begitu, ada teknik dalam manicure dan pedicure yang dapat menyamarkan bentuk kuku yang rusak itu dalam sekejap terlihat menjadi jauh lebih baik.

Merawat kuku agar selalu terjaga keindahan dan kesehatannya memang perlu. Salon atau spa adalah dua tempat yang menjadi bagian dari manicure dan pedicure.

Memang tidak salah untuk melakukan perawatan sendiri. Namun ada baiknya bila belum pengalaman, manicure dan pedicure di tempat-tempat kecantikan atau salon. Dengan beberapa kali melakukan perawatan, tentu saja kita hapal tahapan demi tahapan dalam proses tersebut.

Anda bisa mencobanya melakukan perawatan kuku ala Gaya Chill Out. Divariasikan dengan foothbath, merawat wajah untuk mencegah jerawat, baru kemudian melakukan manicure dan pedicure. Agar lebih sempurna gunakan minyak esensial tea tree.

Anda dapat melakukan kedua rangkaian itu sendiri dengan peralatan sederhana jika sudah mengetahui teknik dan triknya. Yang penting ada kemauan dan dilakukan secara telaten.

Apa aja sih yang biasa dilakukan para terapis di salin kecantikan saat praktik madicure dan pedicure?

Pertama, perhatikan saat hendak memotong kuku. Kuku akan lebih dulu dibersihkan dari kotoran di sela-sela kuku dan sisa-sisa cat kuku yang tertinggal.

Upayakan menggunakan pemotong kuku yang tajam. Sebab, jika menggunakan pemotong kuku tumpul, di bagian hasil potongan kukunya bakal bergerigi dan kasar.

Kedua,bentuk dan gosok ujung-ujung kuku dengan kikir khusus kuku agar tampak rapi dan halus.

Ketiga, oleskan minyak kutikula untuk menghaluskan sekitar kuku dan jari tangan. Minyak kutikula memiliki fungsi yang sama dengan minyak zaitun.

Keempat, panaskan semangkok air di atas kompor. Setelah mendidih, tuangkan dalam mangkok. Tunggu hingga hangat-hangat kuku. Lalu rendam lah tangan ke air hangat tersebut dengan waktu secukupnya. Teteskan sabun dan pelembab dalam mangkok. Cara ini sebagai bagian untuk melembutkan kutikula.

Kelima, potong dan doronglah kutikula menggunakan catut atau alat pendorong kutikula yang dapat di beli di toko kosmetik. Jangan mendorong kutikula terlalu berlebihan karena kutikula yang telah lembek setelah mengalami perendaman akan lebih mudah dipotong.

Keenam, permukaan kuku akan menjadi lebih halus dan mengkilap dengan menggosoknya. Gosoklah dengan penggosok kuku yang dapat dibeli di toko kosmetik.

Ketujuh, gunakan pelembab tangan untuk melakukan pemijatan di telapak tangan. Oleskan krim kuku untuk memperkuat kuku yang rapuh agar menjadi kuat dan tak mudah patah.

Setelah pemijatan ringan, bersihkan tangan pakai handuk hangat, balut sebentar dengan handuk tersebut. Lap hingga bersih dan kering.

Kedelapan, hasil akhir dari serangkaian perawatan manicure adalah mengecat kuku. Persiapkan dua warna dasar yaitu cat kuku berwarna putih dan transparan atau top coat.

Oleskan top coat hanya pada bagian ujung kuku. Agar tampilannya lebih rapi dapat menggunakan selotip untuk membentuk garis tepi. Setelah kering, oleskan dengan top coat dan keringkan.***

Most Popular

To Top