Hukum & Kriminal

20 Ormas Mitra BNN Desak Pemerintah, Bandar Narkoba Wajib Dihukum Mati!

Ayonews, Jakarta

Beberapa organisasi massa yang bergerak membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam pemberantasan peredaran narkoba menyatakan sikap untuk mendesak pemerintah dan DPR agar segera merevisi undang-undang narkotika dan obat-obatan terlarang.

Salah satu yang mendesak harus direvisi adalah hukuman mati bagi bandar narkoba harus tegas dan benar-benar dilakukan tanpa pandang bulu.

Para Ormas ini juga menentang pembubaran BNN di aula gedung pertemuan kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Jl. MT. Haryono, Jumat (13/12/2019) Pukul 09.30 WIB

Ketua Fokan (Forum Komunikasi Anti Narkotika) Jefry Tambayong mengatakan, penandatanganan kesepakatan tersebut melibatkan 20 organisasi yang aktif dalam pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang. Di antaranya, Tekab Indonesia, BFAD, GMDM GANNAS, RADEN, Garda Indonesia dll).

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol. Arman Depari mengatakan, penyalahgunaan pemakaian narkotika dan obat-obatanan terlarang sudah diatur dalam undang No 35 Tahun 2009. Dalam UU ini tercantum jenis obat-obatan narkotika yang dilarang pemakaiannya dan penjualannya tanpa izin.

“Pelaku pemakai dan penjual tanpa izin masuk katagori melanggar undang-undang tersebut. Sehingga wajib diberantas,” paparnya.

Di negara tertentu, lanjut Arman, pemakaian narkoba dinyatakan bukan tindakan pidana. Sementara di Indonesia penyalahgunaan pemakaian obat-obatan terlarang dan narkotika memang harus melalui proses hukum dan direhabilitasi.

“Tapi ini juga tergantung pada keputusan hakim pengadilan atas biaya negara. Sementara produsen, bandar dan pengedar harus dipidana penjara,” tambahnya.

Arman menambahkan, arti pemberantasan narkoba mengacu kepada hal pelanggaran undang undang. Masuknya dalam katagori penegakan atas kejahatan pelanggar undang-undang tersebut.

Sebenarnya, sambung Arman, BNN itu bekerja tidak sekadar ingin menangkap dan menggerebek para pelaku penyalahgunaan narkoba. Tapi bagaimana ke depannya Indonesia bersih dari narkoba.

Arman juga meminta kepada organisasi massa yang tergabung dalam Fokan ini untuk lebih aktif dan meluaskan kegiatannya ke berbagai daerah agar mempersempit ruang kejahatan dalam penyalahgunaan barang haram tersebut. (Irfan Sun/WRC Tangsel)

Most Popular

To Top