Kesehatan

Spa Bakera Bikin Organ Intim Wanita Usai Melahirkan Kembali Wangi & Elastis

ETHNO Wellness, ethno spa atau spa budaya merupakan sebuah perawatan kesehatan yang meliputi jiwa, pikiran dan fisik yang dieksplorasi dari kearifan budaya lokal asli Indonesia.

Hingga kini tercatat, ada 21 ethno wellness yang sudah dan sedang dalam kajian untuk dilestarikan sebagai salah satu ethno wellness Indonesia. Bahkan 15 di antaranya sudah mendapatkan sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Indonesia (SKKNI).

Sebagai upaya melestarikan budaya kesehatan dan kebugaran asli Indonesia, tak hanya dengan memberikan sebuah legalitas. Namun juga perlu dikenalkan sebagai salah satu detinasi wisata kesehatan (health tourism) kepada masyarakat dunia.

Kisah “Bakera”, salah satu ethno wellness asli Minahasa Sulawesi Utara yang diangkat menjadi sebuah film cerita pendek patut mendapatkan apresiasi. Kisah inspirasi tentang kearifan budaya lokal akan pentingnya kesehatan dan kebugaran ini bisa menjadi model bagi Indonesia untuk mengenalkan kepada dunia wisata internasional melalui sebuah film.

Bermula dari sekelompok anak muda Sulawesi Utara yang memiliki ide membuat sebuah film pendek tentang bakera. Bakera menceritakan soal tradisi di tanah Minahasa yang dilakukan oleh perempuan usai melahirkan.

Orang Minahasa percaya, usai melahirkan perempuan Minahasa butuh perawatan agar tubuh kembali menjadi sehat dan bugar. Salah satunya dengan melakukan mandi uap secara tradisional maka penyakit akan hilang.

Film berdurasi 12 menit 31 detik dan tayang di VIU ini digarap mulai dari ide cerita, penulisan script, penyutradaraan, kru, hingga ke pemeran oleh para remaja sekolah.

Mereka yang tergabung dalam tim produksi merupakan hasil Workshop VIU Sgort Movie yang digelar pada Januari 2019 silam. VIU merupakan platform premium menonton video dan film yang hadir di 16 negara. Aplikasi VIU dapat didownload melalui ponsel berbasis android dan IOS.

Usai mengikuti workshop, tim produksi yang terdiri dari pehobi film dan foto, siswa SMK 5 Manado, dan SMA Eben Haezar kemudian menggarap film yang diberi judul “Bakera”. Cerita film ini lahir dari ide Suhandri Lariwu yang juga merupakan anggota tim produksi.

Di film pendek itu, bakera dilakukan oleh sepasang suami istri, Utu yang diperankan Glen Waney dan Keke (Wanda Kristi Pertonellla). Dalam kisahnya, Utu enggan memenuhi permintaan bakera dari istrinya Keke. Sementara Keke ngotot harus bakera karena menurutnya itu wajib dilakukan. Utu ragu menyanggupi permintaan itu, sebab bayi mereka telah tiada.

Mereka senang menggarap kearifan lokal Minahasa itu sebagai bukti bahwa Sulut punya potensi membuat cerita lokal yang dituangkan dalam film pendek. Mereka berencana membuat kisah-kisah selanjutnya yang terkait dengan budaya lokal lainnya.

Ya, masyarakat Minahasa memiliki metode perawatan kesehatan untuk wanita baru melahirkan dalam versi uap yang sarat manfaat. Tujuannya, bukan hanya merevitalisasi tubuh yang melemah setelah bersalin, tapi juga merawat organ kewanitaan agar senantiasa sehat dan elastis, melancarkan peredaran darah, juga membuang toksin-toksin dalam tubuh.

Keunggulan dari perawatan bakera spa ini khususnya bagi perempuan modern adalah merawat organ intim wanita. Merevitalisasi tubuh, meremajakan kondisi tubuh yang lelah karena padatnya  aktifitas, memperlancar peredaran darah, membuang racun pada tubuh dan menghilangkan rasa pegal pada otot dan sendi.

Bakera memberikan keseimbangan antara unsur panas dan dingin di tubuh. Itulah mengapa bakera banyak dilakukan oleh wanita selepas melahirkan, karena proses kehamilan sendiri dianggap telah mengeluarkan unsur panas tubuh.

Dalam proses perawatannya, bakera menggunakan tahapan perawatannya sendiri dimulai dari scrubbing untuk mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati pada tubuh. Campuran tanaman obat dan berbagai jenis daun-daunan beraroma wangi, yang juga diyakini memiliki manfaat baik bagi kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit, serta memberikan efek relaksasi yang menenangkan.***

Most Popular

To Top