Kesehatan

Minyak Eukaliptus Jadi Obat Dalam Bentuk Permen Karet, Obat Kumur dan Pasta Gigi

BANYAK kesamaan manfaat dengan kayu putih. Minyak eucalyptus juga bisa dipakai untuk menghangatkan tubuh. Namun di balik itu, minyak eucalyptus juga memberikan berbagai manfaat lainnya.

Eucalyptus adalah sejenis pohon yang daun dan minyaknya dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Meski butuh penelitian lebih lanjut, namun eucalyptus seringkali dipakai untuk menyembuhkan penderita kondisi kesehatan tertentu. Misalnya dipakai oleh mereka penderita asma, bronkitis, plak, gingivitis. Bahkan juga sebagai pembasmi kutu di kepala.

Daun eucalyptus yang sudah disuling akan diperoleh minyak eucalyptus. Penggunaan minyak eucalyptus sangat luas. Mulai dari produk farmasi, pengharum, antiseptik, hingga penggunaan di bidang industri.

Sebagai obat-obatan, minyak eucalyptus bermanfaat untuk meredakan batuk, pilek dan bronkitis. Dengan menghirup uap minyaknya, dekongestan alaminya dapat membantu melegakan pernafasan.

Tak hanya dengan dihirup uapnya, eucalyptus juga dapat digunakan untuk mengobati batuk, pilek, sakit tenggorokan dengan cara diusapkan pada tubuh. Kombinasi khusus minyak eucalyptus, ekstrak jeruk nipis, dan pinus juga bisa dipakai untuk membantu mengatasi bronkitis.

Mereka yang memiliki masalah pada saluran pernafasan seperti asma dan sinusitis juga dapat dibantu menggunakan minyak eucalyptus. Minyak ini tidak sekadar mengurangi cairan, namun juga bisa mencairkan dahak sehingga dapat lebih mudah dikeluarkan.

Minyak eucalyptus juga mengandung zat yang dapat menekan gejala asma. Namun demikian, penggunanya juga perlu kewaspadaan. Karena penderita asma juga ada yang mengalami alergi dengan minyak eucalyptus.

Sebuah penelitian menunjukkan minyak eucalyptus dapat meredakan nyeri sendi. Obat bebas dalam bentuk krim dan salep yang populer digunakan untuk meredakan rasa sakit akibat mengidap osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Minyak eucalyptus yang mengandung antibakteri dapat dimanfaatkan untuk mengatasi bau mulut yang banyak disebabkan oleh kuman. Antibakteri dalam eucalyptus juga untuk mengurangi pembentukan plak dan kerusakan gusi.

Secara moderen, ekstrak minyak eucalyptus dijadikan sebagai permen karet, produk obat kumur dan pasta gigi. Penelitian terkini menyebutkan, adanya kemungkinan penurunan plak gigi setelah mengonsumsi permen karet, menggunakan pasta gigi dan memakai obat kumur.

Bagi penderita sakit kepala bisa akan merasa rileks setelah menggunakan minyak eucalyptus. Memang tak sepenuhnya bisa membantu menyembuhkan sakit kepala, namun produk ini juga dapat bersifat menenangkan, sehingga penderita dapat berfikir lebih baik.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, ternyata eucalyptus juga bermanfaat dalam mengusir beberapa jenis serangga, termasuk nyamuk. Dengan menyemprotkan bahan yang mengandung eucalyptus dan ekstrak lemon mampu mengurangi gigitan serangga selama tiga jam.

Eukaliputs memiliki banyak kegunaan yang membuat mereka menjadi pohon yang penting secara ekonomi. Mungkin jenis Karri dan Eucalyptus melliodora merupakan jenis yang paling terkenal. Karena kedua jenis ini cepat tumbuh. Kayunya dapat digunakan sebagai hiasan, timber, kayu bakar, dan kayu pulp.

Eukaliptus menyerap banyak air dari tanah melalui proses transpirasi. Mereka ditanam di banyak tempat untuk mengurangi water table dan mengurangi salinasi tanah.

Minyak eukaliptus siap didistilasi kukus dari daunnya dan dapat digunakan sebagai pembersih, pewangi, dan dalam jumlah kecil dalam suplemen makanan; terutama permen, cough drops, dan decongestants. Minyak eukaliptus juga memiki sifat menolak serangga, dan telah digunakan sebagai bahan dari penolak nyamuk komersial.

Khasiat obatnya berasal dari daun yang dikeringkan, kemudian dihancurkan dan disuling untuk mengekstrak minyak esensial yang kuat, tidak berwarna. Manfaat minyak esensial Eucalyptus antara lain : anti-inflamasi, antispasmodik, dekongestan. deodoran, desinfektan, antiseptik, antibakteri, insektisida, stimulan.***

Most Popular

To Top