Kesehatan

Tips Menghindari Jetlag Agar Tubuh Tetap Bugar dan Nyaman

BANYAK faktor yang menyebabkan Anda mengalami gejala jetlag atau sulit tidur setelah traveler. Salah satunya adalah terkena paparan sinar matahari saat berada di dalam peswat. Akibatnya tubuh tidak dapat langsung beradaptasi dengan perubahan zona waktu yang terjadi.

Semakin banyak zona waktu yang dilewati, maka semakin panjang waktu yang dibutuhkan tubuh untuk menyesuaikan diri dengan waktu setempat. Selain proses adaptasi, ada beberapa hal lain yang memicu terjadinya jet lag, yaitu: perubahan tekanan udara di kabin pesawat, ketinggian pesawat dari permukaan laut, kelembapan udara yang rendah di dalam pesawat.

Bahkan ada faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang lebih berisiko mengalami jet lag lebih parah dan lebih panjang.

Pertama, jumlah zona waktu yang dilewati. Dengan seakin banyak zona waktu yang dilewati, maka makin besar kemungkinan seseorang menderita jet lag.

Kedua, terbang ke tempat di mana waktu malah akan berkurang. Misalnya terbang dari Jakarta ke Australia yang waktunya 3 jam lebih cepat dari waktu Jakarta atau waktu Indonesia bagian barat (WIB).

Ketiga, sering bepergian dengan pesawat terbang. Mereka yang bekerja sebagai pilot, pramugari/pramugara dan pebisnis antarnegara sangat rentan dengan gejalan ini. Biasanya mereka yang memiliki aktifitas tersebut membutuhkan perawatan tersendiri agar tidak mengalami jetlag yang berkepanjangan.

Keempat, mereka yang sudah berusia lanjut sangat rentan dihinggapi jetlag. Orangtua yang sudah uzur membutuhkan waktu lebih panjang untuk menyesuaikan irama biologis tubuhnya dibandingkan dengan orang yang lebih muda. Sehingga mereka mudah terkena gejala ini saat bepergian menggunakan pesawat.

Kelima, faktor pesawat yang tidak nyaman juga menjadi penyebab mudahnya orang terdampak jetlag. Misalnya, tekanan udara di kabin, kursi yang sempit, kondisi kabin pesawat yang tidak nyaman bisa memperparah gejala jet lag.

Keenam, jangan berlebihan mengkonsumsi alkohol. Meski tidak berlebihan, mereka yang biasa mengkonsumsi alkohol lebih mudah terdampak gejala jetlag. Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol saat hendak melalakukan perjalanan menggunakan pesawat.

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Agar gejala jetlag tidak mendampak pada diri Anda hal-hal berikut bisa Anda lakukan.

Pertama, mengantisipasi perubahan zona waktu, dengan cara tidur dan bangun lebih cepat atau lebih lama dari biasanya, beberapa hari sebelum penerbangan. Rilekskan tubuh Anda dengan waktu tidur lebih lama dari hari biasanya ketika Anda sudah merencanakan traveler menggunakan pesawat.

Kedua, usahakan memilih penerbangan yang tiba di tujuan pada siang menjelang sore. Usahakan untuk tidak tidur hingga pukul 22:00 waktu setempat. Jangan lupa mengubah jam sesuai dengan waktu di tempat tujuan agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan waktu setempat.

Ketiga, perbanyak konsumsi air putih baik selama penerbangan maupun setelah tiba di tujuan untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah gejala jet lag. Air putih sangat baik untuk tubuh.

Keempat, hindari konsumsi alkohol dan kafein 3-4 jam sebelum waktu tidur. Sebab, kedua minuman ini justru dapat membuat Anda susah untuk tidur.

Kelima, hindari konsumsi makanan berat sesaat sebelum pesawat mendarat. Makan secukupnya agar Anda dapat menjaga kestabilan tubuh. Makan berlebihan bisa membuat Anda mual. Terlebih akan dirasakan saat peswat hendak mendarat.

Keenam, pastikan Anda selalu terpapar sinar matahari ketika sampai tempat tujuan. Dengan memilih berdiam diri di dalam ruangan dapat memperparah gejala jet lag. Paparan matahari dapat menetralkan suhu tubuh. Sehingga gejala jetlag mampu dihindari.

Ketujuh, gunakan penyumbat kuping dan penutup mata untuk mengurangi suara dan paparan cahaya selama tidur di pesawat. Suara mesin peawat tidak bisa dihindari. Karena itu perlu penutup kuping agar tidak mengganggu syaraf dalam tubuh. Paparan cahaya matahi bagus saat Anda sudah mendarat dan berada di luar peswat. Tapi tidak saat Anda dalam peswat.

Gunakan Jetlag Essential Oil Spa Essentia . minyak esensial yang berasal dari tumbuhan alami ini dapat mengurangi kecemasan dan stres emosional, memperbaiki kualitas tidur, meredakan sakit kepala, membantu meningkatkan energi dan mengatasi sindrom kelelahan kronis.

Karena Jetlag Essential Oil mengandung Cananga (Cananga macrophylla) Flower Oil, Cajeput (Melaleuca leucadendron) Oil, Lemongrass (Cymbopogon flexuosus) Oil, Jasmine (Jasminum oficinale) Oil.***

Most Popular

To Top