Gaya Hidup

Ini Beragam Jenis Pijatan di Seluruh Dunia, Indonesia Dikenal Balinesse Massage-nya

BERAGAM jenis parawatan spa ada di dunia. Bermacam pula proses dan metode perawatannya. Masing-masing spa memiliki kekhasan tersendiri. Namun demikian, dari perbedaan tersebut ada kesamaan dalam perawatan kecantikan ini, yakni proses pemijatan.

Indonesia misalnya, memiliki pijatan khusus. Spa tradisional tanah air kekhasannya pada penggunaan minyak rempah atau minyak esensial dalam proses pemijatan. Sementara di China, Jepang, Thailand, India, Hawaii, Swedia dan Prancis masing-masing memiliki ciri khas berbeda.

Ada kesamaan lainny; rata-rata pijatan spa memerlukan waktu sekitar 60 hingga 90 menit. Waktu tersebut terhitung maksimal untuk mendapatkan efek relaksasi dan menghilangkan stres. Dan kesamaan lainnya, biasanya terapis memberikan pijatan lembut dan panjang yang menyusuri bagian tubuh yang seirama dan searah.

Di Indonesia, pijat tradisional biasanya dikenal dengan istilah urut . Biasanya terapis akan melakukan penekanan dengan telapak tangan dan ibu jari ke tubuh dengan tekanan lebih kuat secara berurutan. Makanya dikenal dengan urut. Kadang beberapa terapis juga menggunakan minyak kelapa untuk mempermudah pengurutan.

Meski sudah banyak ethno wellness di tanah air, di mancanegara, Balinese massage sangat populer. Bali sebagai surga pariwisata memiliki pijat tradisional yang khas. Balinesse massage merupakan pijatan favorit wisatawan mancanegara.

Pijatan yang diadopsi dari pijatan khas Pulau Dewata tersebut menggunakan ujung-ujung jari untuk membantu melemaskan otot-otot tubuh yang tegang. Satu per satu dimulai dari ujung jari kaki, perlahan dan tanpa melewatkan satu titik pun, hingga mencapai bagian kepala. Balinesse massage sangat lembut dan bertujuan membuat pasien merasa santai dan tenang.

Balinesse massage juga khas dengan penggunaan minyak aroma terapi. Berbagai minyak esensial digunakan. Umumnya aroma yang dipakai adalah wangi melati, mawar dan cendana. Selain itu digunakan aroma yang lebih eksotis, seperti cempaka, sandat, dan kamboja.

Bagi orang Bali, untuk memiliki relaksasi yang benar harus ada aliran darah yang lancar di seluruh sistem tubuh. Hal ini diyakini bahwa ketika darah dan oksigen yang mengalir bebas, maka energi juga akan mengalir bebas.

Di China, teknik pijat refleksi adalah teknik yang paling populer. Pijatan ini melakukan penekanan kuat di titik-titik saraf tertentu. Misalnya saraf tangan dan kaki. Media pemijatannya dengan benda khusus yang terbuat dari kayu, plastik, atau karet.

Sama seperti halnya teknik refleksi, di Jepang dikenal dengan istilah shiatsu. Yakni, pemijatan dengan menggunakan dua metode, yaitu menggunakan tekanan jari (shiatsu ) dan menggunakan kaki (akahatzu ).

Di Thailand, nama pijatan yang populer adalah siam fusion. Pijatan ini terbilang cukup unik karena menyatukan gerakan hatha yoga, akupresur, dan refleksiologi. Terkadang terapis menarik kedua tangan orang yang dipijat untuk hasil maksimal. Ekstrimya lagi, terapis juga menginjak badan. Namun ini juga tergantung dengan keinginan kliennya. Bila menolak, metode ini tidak dilakukan.

Selanjutnya, ada dua jenis pijat ala India yang populer di Indonesia, yaitu ayurweda dan Indian head massage. Pijatan ayurveda dilakukan di seluruh bagian badan. Sedangkan India head massage hanya dilakukan khusus di bagian kepala.

Dalam pijatan ini, terapis menerapkan berbagai jenis minyak untuk tubuh dan memberikan pijatan santai. Biasanya pijatan ini diakhiri dengan mandi uap untuk mengurai rasa lelah.

Adapun Hawaian massage adalah pemijatan dengan menggunakan siku yang ditekan di badan klien dengan kuat. Di negara Eropa, pijat juga menjadi suatu hal yang digemari banyak orang.

Di Swedia, pijat diperkenalkan oleh Per Henrik Ling pada awal abad ke-19. Pijatan ini mempunyai ciri pijatan yang lembut dengan memakai telapak tangan yang ditekankan di otot dan tulang.

Sementara, di Perancis dikenal dengan istilah French massage, yaitu teknik pemijatan yang menggunakan bahan tambahan, seperti aroma terapi, scrub, minyak esensial untuk membantu menghilangkan lemak di tubuh. Seseorang yang rutin melakukan pijat akan memperoleh khasiat yang baik untuk tubuh, terutama ketika tubuh dalam kondisi yang lelah setelah menjalani rutinitas pekerjaan.

Khasiat tersebut di antaranya mengurangi tekanan darah, mengencangkan kulit, meringankan otot-otot yang tegang yang dapat menyebabkan nyeri ke seluruh tubuh, meringankan gejala stres dan juga melancarkan sistem kekebalan tubuh.***

Most Popular

To Top