Gaya Hidup

Batangeh Spa Bikin Organ Intim Wanita jadi Sedap & Wangi

WANITA Minang senang merawat tubuh. Tak hanya untuk kecantikan semata. Mereka juga memiliki tradisi unik dalam menjaga kesehatan. Salah satunya mandi sauna yang mereka sebut batengeh. Batengeh memiliki makna bertangas yang artinya mandi uap dengan aroma rempah.

Batengeh sendiri terdiri dari dua jenis; batangeh kering dan basah. Namun metode yang dipakai sama. Spa batengeh ini menggunakan 7 macam tumbuhan rempah yang mengandung minyak atsiri (essential oils). Di antaranya daun jeruk purut, sereh wangi, kayu manis, kenanga, nilam, cengkeh, pandan wangi serta ekstrak dari dua rempah, yakni kunyit dan daun sereh.

Tak hanya menjaga kecantikan dan kesehatan tubuh, fungsi batangeh juga untuk perawatan dan pengobatan. Asal mulanya spa batangeh ini digunakan hanya untuk perawatan organ intim kewanitaan saja. Namun dalam perkembangannya, batengeh mencakup perawatan keseluruhan tubuh.

Spa batangeh juga identik dengan perawatan bagi calon pengantin wanita saat hendak melangsungkan pernikahan. Namun ibu rumah tangga dan perempuan yang baru melahirkan juga memanfaatkan perawatan batangeh untuk merawat dan membersihkan organ intim, menghilangkan bau anyir, dan mengembalikan fungsi rahim.

Spa ini unik. Proses pengasapan atau penguapan hanya terfokus pada daerah organ intim wanita saja. Fungsi batangeh untuk pembersih organ intim itu sendiri agar terjaga keseimbangan mulai dari pranikah, hingga paska melahirkan. Namun demikian, tak menutup keingingan wanita remaja atau gadis juga bisa merasakan sensasi ini.

Setelah melalui proses penguapan, dilakukan pemijatan dan lulur menggunakan rempah khas Minang ke seluruh bagian tubuh. tujuannya untuk membersihkan kulit dan mengangkat sel-sel kulit mati. Sehingga kulit kembali menjadi sehat, bersih dan cerah.

Yang gadis akan merasakan kesehatan kulitnya terjaga. Yang hendak menikah menjadi percaya diri di hadapan sang pengantin pria dengan tampilannya yang cantik dan kulit cerah. Sementara ibu rumah tangga akan selalu menarik dan tak membosankan di depan sang suami dengan tubuh wangi terjaga.

Tak hanya untuk kecantikan, penguapan ini juga bisa menjadi bagian dari proses mengobati berbagai jenis penyakit. Di antaranya bisa mengobati penyakit rematik, sinusitis, penyakit kulit dan lainnya. Karena memang yang dipakai berbagai rempah-rempah yang mengandung obat-obatan.

Wanita-wanita Minang menjaga kecantikan dan kesehatannya dengan spa batangeh dengan uap atau diuapi supaya berkeringat. Fungsinya tak hanya untuk menjaga kecantikan diri tapi juga untuk pengobatan. Dengan mengelurkan banyak keringat, mereka percaya berbagai penyakit dan kotoran di dalam tubuh ikut menguap.

Para wanita Minang seperti calon pengantin, para ibu, wanita yang baru saja melahirkan, dan orang yang dalam masa penyembuhan dari penyakit yang menahun memanfaatkan batangeh sebagai perawatan tubuh dan menghilangkan bau tak sedap.

Uap yang dihasilkan dari air rebusan rempah-rempah ini juga mampu mengembalikan kesegaran tubuh serta untuk mengobati penyakit-penyakit seperti reumatik, penyakit kulit dan sinusitis.

Batangeh spa sendiri dalam tradisi Minang terinspirasi dari falsafah orang Sumatera Barat, yakni “alam takambang jadi guru”. Artinya, manusia belajar dari apa yang tersedia di alam semesta. Mulai dari mempelari diri manusia itu sendiri, mempelajari alam sekitar seperti merawat dan memanfaatkan tumbuhan di sekitar, menyayangi hewan, maupun menjaga fenomena alam lainnya agar tidak rusak.

Dari proses manusia mengamati tumbuh-tumbuhan yang mengeluarkan aroma sedap itulah kemudian memanfaatkannya untuk berbagai keperluan. Mulai dari menjaga kesehatan, kecantikan dan pengobatan. Bahkan kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari batangeh spa.***

Most Popular

To Top