Kesehatan

Ini Beda Manfaat Kesehatan Antara Minyak Atsiri Daun Jeruk Purut dan Kulit Jeruk Purut

POHON jeruk purut menjadi salah satu penghasil minyak atsiri yang dibutuhkan masyarakat dunia. Selain bermanfaat sebagai kesehatan, minyak atsiri jeruk purut juga dipakai sebagai aromaterapi dan bahan industri lainnya.

Sejatinya, ada dua minyak atsiri yang diproduksi dari pohon jeruk purut. Satu dari kulitnya, dan yang lain dari daunnya. Minyak atsiri yang dihasilkan dari keduanya pun berbeda manfaat kesehatannya.

Secara simpel, manfaat dan penggunaan minyak atsiri kulit jeruk purut, yakni; pertama, mengurangi stres. Aroma jeruk purut sangat menyegarkan dan dapat membantu mengurangi efek dari stres dan kegelisahan.

Cara pemakaian untuk mengatasi stres yakni menggunakan difuser atau oleskan campuran minyak atsiri kulit jeruk purut ke titik-titik nadi.

Kedua, bisa dipakai untuk mengusir serangga. Ada beberapa minyak atsiri yang ampuh untuk mengusir serangga dan minyak atsiri jeruk purut termasuk di antaranya. Aroma segarnya menyenangkan buat kita, tetapi dibenci oleh serangga.

Ketiga, minyak atsiri jeruk purut kerap digunakan dalam aromaterapi untuk membantu masalah pernapasan, seperti bronkitis, infeksi virus seperti pilek, batuk, dan flu, serta digunakan untuk membantu meringankan hidung mampet.

Keempat, berfungsi membersihkan dan melindungi, serta ampuh menghilangkan noda membandel dan kotoran, minyak atsiri dari kulit jeruk purut juga dapat digunakan sebagai pembersih, sekaligus sebagai antibakteri dan antivirus alami. Penggunaannya pun mudah hanya dengan meneteskannya ke dalam air pembilas piring dan gelas.

Sementara manfaat dan penggunaan minyak atsiri daun jeruk purut, di antaranya; pertama, menjaga kesehatan gusi dan mulut. Minyak atsiri dari daun jeruk purut banyak digunakan dalam beberapa pasta gigi organik dan obat kumur karena sifatnya yang dapat menjaga kesehatan mulut.

Cara penggunaanya, oleskan sedikit demi sedikit langsung ke gusi Anda jika Anda memiliki masalah mulut. Dapat pula mengurangi pembengkakan dan rasa sakit pada gusi.

Kedua, dipakai untuk perawatan rambut dan kulit kepala. Daun jeruk purut biasanya digunakan dalam produk-produk sampo dan perawatan rambut di seluruh negara Asia. Mereka juga percaya bahwa minyak atsiri daun jeruk purut dapat mengatasi gejala kebotakan kepala pria dengan memperkuat folikel.

Namun demikian, bukan berarti keduanya tidak memiliki efek samping. Minyak atsiri jeruk purut, sebagaimana minyak atsiri dari keluarga sitrus lainnya sebaiknya digunakan dengan mencampurkannya ke dalam carrier oil, agar terhindar dari masalah sensitivitas kulit. Jangan langsung mengoleskannya ke kulit, tapi sebaiknya cobakan dulu di area kulit yang lebih luas.

Hindari menyentuh area sensitif seperti mata, hidung, telinga bagian dalam, atau kulit yang rusak. Hindari paparan sinar matahari atau sinar ultra violet hingga 12 jam setelah penggunaan. Karena sifat fotosintetiknya dapat membuat kulit Anda terbakar.

Minyak atsiri jeruk purut termasuk ke dalam minyak atsiri yang bersifat keras, sehingga tak dianjurkan untuk diminum. Ada kemungkinan Anda mengalami pusing, mual, dan muntah setelah menelannya.

Jeruk purut yang memiliki nama latin citrus hystrix DC ini merupakan produk yang ekonomis dan memiliki nilai kesehatan yang tinggi. Pasalnya, ekstraksi jeruk purut ini memiliki berbagai macam kegunaannya seperti pada industri makanan, kosmetik dan pengobatan tradisional.

Umumnya pada bagian daun dan kulit jeruk purut merupakan bagian yang mengandung minyak atsiri. Ekstraksi minyak dari kulit dan daun jeruk purut biasanya masih menggunakan metode konvensional. Di antaranya hydrodistillation yang masih membutuhkan pelarut dan waktu ekstraksi yang lama untuk menghasilkan minyak dengan kualitas yang baik.

Produk ekonomis dan memiliki nilai kesehatan yang tinggi karena berbagai macam kegunaannya seperti pada industri makanan, kosmetik dan pengobatan tradisional menjadi sumber alternatif strategis dan potensial bagi petani dan pengrajin minyak atsiri.

Dalam perdagangan dunia, minyak atsiri jeruk purut belum termasuk dalam referensi dan katalog produk essential oil. Namun permintaan dan kebutuhan semakin meningkat. Permasalahan yang dihadapi di antaranya belum adanya kepastian kondisi operasi optimum untuk meningkatkan rendemen dan kualitas serta standar mutu minyak jeruk purut.

Dalam bidang industri yang memerlukan jeruk purut dalam jumlah besar, justru berakibat menimbulkan banyak limbah seperti biji, pulp dan kulitnya. Namun dari beberapa bahan tersebut dapat dijadikan sumber yang potensial yang kemudian dijadikan sebagai produk. Salah satunya adalah kulit dari jeruk yang mana potensial digunakan untuk minyak atsiri.

Umumnya bagian yang sering digunakan adalah bagian dari daun dan kulit namun pada bagian batang masih belum banyak diteliti. Sehingga perlu dikembangkan tentang ekstraksi pada batang jeruk.***

Most Popular

To Top