Gaya Hidup

Disetting di Sawah, Pinggir Pantai & Gunung, Indonesia itu Surganya Ethno Spa

DI waktu senggang, kalangan emak-emak sosialita punya banyak kegiatan. Mulai jalan-jalan ke mall, wisata kuliner, berburu buku-buku novel, janjian sama rekan-rekan atau langsung ke salon untuk spa perawatan tubuh.

Nah, kalau sudah jalan-jalan, tentu saja letih. Badan bisa pegal-pegal, butuh relaksasi. Agar tetap terlihat segar, wajah cerah dan cantik, perawatan tubuh menjadi salah satu alternatif menjaga kebugaran.

Apalagi kalangan emak-emak yang punya rutinitas super sibuk alias wanita karir. Dalam seminggu, waktunya tersita dengan berbagai aktifitas, baik pekerjaan atau mengurus rumah tangga.

Untuk kembali merecharge energi demi menghadapi rutinitas seminggu ke depan, mereka butuh kondisi bugar. Apalagi pilihannya kalau bukan spa dan merelaksasi tubuh.

Di ibu kota tentu saja banyak pilihan tempat spa. Karena spa bukan lagi sekadar gaya hidup. Spa sudah menjadi salah satu kebutuhan bagi kaum metropolis yang hari-harinya padat dengan berbagai aktifitas dan kesibukan bekerja.

Spa bukan hanya milik kaum hawa. Pria pun butuh spa. Merelaksasi tubuh dengan spa merupakan bagian dari menjaga kesehatan dan kebugaran. Karena rutinitas butuh kondisi tubuh yang fit dan jauh dari ancaman penyakit.

Gaya Spa adalah salah satu tempat spa pilihan. Bertempat di Jl Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Gaya Spa sudah menjadi tempat para kaum milenial untuk melepas lelah dan penat setelah sibuk dengan beragam aktifitas.

Jennifer menjadi salah satu pelanggan tetap Gaya Spa yang sudah beroperasional sejak belasan tahun silam. Spa pun sudah menjadi bagian dari gaya hidupnya.

“Saya sudah sering spa di sini. Dari sebelum menikah, sampai kemudian berkeluarga dan punya dua anak, sudah rutin ke tempat ini untuk relaksasi. Malah kadang suami juga ikut spa,” aku Jennifer.

Di saat liburan, ibu dua anak ini selalu menyempatkan diri untuk datang ke Gaya Spa.

“Kebetulan anak- anak pada libur sekolah. Karena nggak mau ditinggal dirumah, akhirnya semua anak- anak ikutan nemenin emaknya spa di sini,” katanya.

Menurut Jennifer, Gaya Spa menjadi salah satu alternatif untuk merawat tubuh dan relaksasi. Selain karena peralatan spa yang lengkap, aromaterapinya khas, dan Gaya Spa masuk dalam kategori Tirta sempurna yang semuanya lengkap.

“Ruangannya lega. Ada couple room. Jadi anak- anak bisa santai nungguin emaknya yang lagi dipijet. Di dalam kamar couple ini tersedia dua kasur, satu bath tub, satu kamar mandi. Jadi sehabis spa bisa langsung mandi,” paparnya.

Menyusuri ruang demi ruang Gaya Spa ada sensasi yang dirasakan. Semerbak aroma terapi beragam tanaman rempah membuat pernafasan lega. Iringan instrumen lagu-lagu ethno bisa bikin pikiran fresh.

“Minyak pijetnya hangat bikin kita rileks dan lama lama semakin super ngantuk. Pijatan terapisnya enak banget bikin nagih lho,” cetus Jennifer.

Beragam jenis spa ada di sini. Baik spa moderen atau ethno spa. Unggulan di Gaya Spa adalah ethno spa-nya. Ethno spa ini banyak mengadopsi beragam spa tradisional dari berbagai daerah.

Dari 34 provinsi, 15 ethno wellness spa Indonesia sudah ditetapkan Kemenakertrans dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) berdasarkan Kepmenakertrans RI No 46 Tahun 2017. Dan semua jenis spa tradisional ada di Gaya Spa.

Tak jauh beda dengan spa jenis lainnya. Dalam ethno spa juga sudah disiapkan kimono, panties sekali pakai, dan wadah barang berharga, misalnya perhiasan, sekedar jam tangan.

Setelah selesai ritual pijatnya, ethno spa juga menyajikan minuman berupa secangkir teh atau jahe hangat. Tentu saja minuman tradisional ini manfaatnya sangat banyak.

Sebagai tradisi, dalam ritual ethno spa juga menggunakan bahan-bahan alami hasil olahan minyak atsiri. Yang menarik di Gaya Spa, semua bahan spa hasil produksi sendiri. Karena alami, bahan-bahan itu cepat kadaluarsa. Jadi harus rutin diperbaharui.

Daya tarik wisatawan
Ethno spa sudah menjadi salah satu obyek wisata. Turis-turis mancanegara sudah banyak yang melirik, bahkan menikmati wisata spa Indonesia.

Data yang bersumber dari Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata (Kemenpar), di tahun 2009 dan 2012 silam, International Wellness Awards memberikan gelar The Best Spa Destination in The World kepada Indonesia.

Jadi ethno spa sudah menjadi magnet bagi wisatwan mancanegara. Dalam berbagai even, ethno spa sudah masuk skala internasional.

Dalam berbagai festival budaya nusantara, salah satu yang diperkenalkan kepada dunia adalah ethno spa. Karena ritual ethno spa menggunakan rempah-rempah khas dari Indonesia.

Industri spa saat ini sedang maju-majunya. Apalagi tren saat ini orang semakin sadar akan menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh. Dengan melestarikan ethno spa, banya sektor penghasil devisa negara bakal banyak terbantu.

Di antaranya memberikan peluang kerja lebih luas, membantu petani rempah-rempah agar dapat meningkatkan produktifitas pertaniannya, menarik minat wisatawan asing lebih banyak dengan berkembangnya ethno spa, membantu para pelaku industri spa tanah air yang mulai banyak bermunculan di setiap pelosok daerah.

Spa yang menggunakan perpaduan rempah-rempah tradisional, telah memberikan kesan etnik dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan luar negeri yang berkunjung ke Indonesia.

Perawatan tubuh dan kecantikan tradisional telah ada sejak jaman nenek moyang dahulu. Dan ini adalah cikal bakal ethno spa.

Salah satu peninggalan ethno spa tradisional adalah tempat pemandian Taman Sari yang dibangun tahun 1789 oleh seorang arsitek Portugis atas permintaan Sri Sultan Hamengku Buwono I dari Jogyakarta.

Tempat pemandian tersebut diperuntukkan bagi raja dan kerabatnya yang berfungsi sebagai tempat mensucikan diri, menyehatkan jiwa dan raga, serta tempat rekreasi.

Bahkan, sejak dahulu putri-putri keraton kerajaan Mataram sudah menggunakan rempah-rempah sebagai lulur untuk perawatan, merelaksasi dan menyegarkan kembali tubuhnya.

Ethno spa adalah gagasan baru hasil produk tradisional yang cerdas dan sensasional. Spa itu adalah cara untuk menyeimbangkan tubuh, untuk rileks dan kesehatan.

Indonesia itu surganya spa. Ada yang disetting di tepi sawah, pinggiran pantai, bantaran sungai, di atas gunung atau ditemani sensasi gemercikan air sungai, semuanya ada di Indonesia. Silakan datang dan buktikan di Ethno Spa Indonesia. Karena spa adalah industri yang sangat dibutuhkan dalam dunia pariwisata.***

Most Popular

To Top