Kesehatan

Aromaterapi Minyak Atsiri Serai Membuat Anda Menerawang Hingga Alam Spiritual

APAKAH Anda mengenal lemongrass? Kalau belum tau, orang umum menyebutnya minyak serai. Serai termasuk dalam toga atau tanaman obat keluarga. Ternyata manfaatnya banyak lho… selain sebagai bahan obat-obatan alami, penyedap masakan, serai juga bisa dijadikan minyak atsiri, lalu kemudian diolah kembali menjadi aromaterapi.

 

Secara awam, manfaat yang paling banyak dikenal serai dijadikan minuman teh. Gunanya untuk mengobati gatal dan alergi. Ketika diolah menjadi minyak atsiri, manfaatnya bertambah.

 

Minyak atsiri serai bisa menjadi pencegah antijamur, antibakteri, antiparasitic, anti inflamasi, meregenerasi ligamen dan jaringan ikat, melebarkan pembuluh darah, melancarkan peredaran darah, melancarkan aliran cairan limfa, antikanker.

 

Tanaman serai memiliki tiga jenis. Pertama, jenis cymbogopon citratus yang banyak tumbuh dan digunakan sebagai penyedap Masakan di Thailand dan Indonesia. Selain sebagai bumbu penyedap, umbi serai juga bermanfaat sebagai teh dan tisane.

Ada juga serai jenis cymbopogon flexuosus. Seperti jenis pertama, jenis ini juga banyak digunakan dalam masakan, perasa, dan juga teh. Berbeda dengan jenis pertama, baik umbi maupun daun jenis keduanya bisa dimanfaatkan untuk masakan.

 

Yang ketiga jenis cymbopogon nardus atau cymbopogon winterianus. Jenis ini memiliki pangkal batang berwarna kemerahan. Serai jenis ini ditanam dan dipanen untuk produksi menjadi minyak atsiri. Minyak ini kemudian digunakan sebagai bahan pewangi, seperti lulur serai, dan perasa. Lalu, daunnya juga dipakai teh.

Terlepas dari ketiga jenis itu, mereka juga sering dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan dimana mereka tumbuh, yaitu Serai Barat dan Serai Timur. Yang pasti, serai mudah sekali tumbuh. Serai juga sebagai pintu menuju musim semi. Di wilayah barat dunia, bila tanaman serai muncul, maka musim salju berakhir.

Dalam sejarah obat-obatan, serai digunakan untuk hipertensi, inflamasi, sebagai obat penenang, dan untuk mengobati demam dan masalah pencernaan. Pada penelitian tahun 2008, 91 jenis minyak atsiri tunggal diuji terhadap MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aureus – bakteri yang resistan terhadap antibiotik) dan lemongrass. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa “Secara luar biasa, minyak atsiri serai secara penuh menghambat pertumbuhan MRSA”.

Sebuah olahan minyak atsiri dengan nama Lemongrass Essential Oil Natural Bali memiliki kegunaan untuk menyembuhkan infeksi kandung kemih, infeksi pernapasan/sinus, masalah pencernaan, mencegah tumbuhnya parasite, membentuk kembali otot yang rusak atau robek, mencegah retensi cairan, mengobati varises, mematikan salmonella ( bakteri enterobakteria gram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan tifoid, paratifod, dan penyakit foodborne), mencegah tumhunya candida (Infeksi jamur biasanya pada kulit atau selaput lendir).

 

Kegunaan sebagai aromaterapi, minyak atsiri jenis ini bisa meningkatkan kesadaran dan pemurnian spiritual. Bila berlebihan, aembusan aromanya bisa membuat orang berada di bawah alam sadar dan mampu menerawang secara spiritual.

 

Sebagai aromatic, lakukan proses difusi hingga 1 jam sebanyak 3 kali sehari atau lakukan inhalasi langsung. Sebagai pengobatan, larutkan 1 tetes minyak atsiri dengan 4 tetes minyak pelarut murni dan gunakan 1-2 tetes pada bagian tubuh yang diinginkan, pada titik cakra, dan/atau titik vita flex. Sementara untuk pelengkap makanan, larutkan 1 tetes dengan 1 tetes minyak pelarut murni. Masukkan dalam kapsul dan konsumsi hingga 3 kali setiap hari.

Sebagai manfaat kesehatan, Natural Bali berguna untuk mengobati kejang otot, rematik, infeksi kulit, deodorant, antiseptik, pusing, mengatasi rambut berminyak, jerawat, dan dapat memberi rasa nyaman.***

Most Popular

To Top