Kesehatan

Terapi Minyak Cendana Salah Satu Teknik untuk Lebih Mendekatkan Diri Pada Tuhan

Tanaman jenis cendana atau cendana wangi sangat potensial secara ekonomi dan kesehatan. Bisa dimanfaatkan menjadi bahan aroma terapi, campuran parfum, kosmetik, obat-obatan, rempah-rempah, bahkan bisa untuk membuat sangkur keris(warangka).

Karena tergolong langka, harga jualnya pun cukup tinggi. Karena selain dieksploitasi besar-besaran oleh produsen kayu cendana, tanaman ini sukar untuk dikembangbiakkan atau dibudidayakan.

Di awal pertumbuhannya, cendana tergolong tumbuhan parasit. Untuk bisa berkembang, kecambah cendana butuh pohon inang yang sudah lapuk. Pasalnya, akar cendana tak sanggup menopang pertumbuhannya.

Cendana atau cendana wangi merupakan sejenis pohon penghasil kayu yang mengandung minyak atsiri. Dalam transaksi perdagangan internasional, minyak atsiri asal cendana wangi ini dikenal sandalwood.

Ada beberapa jenis sandalwood; red sandalwood (Pterocarpus santalinus), Australian sandalwood (Santalum spicatum) dan West Indiessandalwood (Amyris balsamifera), East Indies Sandalwood, True sandalwood.

Semua bagian dari kayu cendana memiliki nilai jual. Namun yang paling berharga adalah minyak atsiri. Bagian kayu dari akar cendana paling potensial sebagai sumber minyak atsiri dengan kandungan 10%. Bagian kayu (teras) batangnya mengandung 4 – 8% minyak atsiri, sedangkan ranting utama mengandung minyak atsiri 2 – 4%.

Minyak atsiri yang diperoleh dari kayu bagian terluar memiliki kandungan komponen teroksigen (Santalol, santalil, asetat) 3% dan hidrokarbon (santalena) 50%. Cendana juga mengandung senyawa asam seskiterpena yaitu asam dihidroa-norkurkumenat, asam a-bergamotinat dan asam dihidro-oc-santalat.

Selain minyak atsiri, kayu cendana juga mengandung zat warna yang disebut santalin dan santarubin. Bagian kulit batang mengandung triterpena, turunan asam palmitat dan tanin dengan kandungan sebesar 14%.

Kayu Cendana yang bagus dapat menyimpan aromanya selama berabad-abad. Di Sri Lanka, kayu ini dipakai untuk membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad ke-9. Kayu cendana wangi (Santalum album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal.

Sebagai gantinya sejumlah pakar aromaterapi dan parfum menggunakan kayu cendana jenggi (Santalum spicatum). Kedua jenis kayu ini berbeda konsentrasi bahan kimia yang dikandungnya. Kadar harumnya pun berbeda.

Secara relijius, kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif orang yang sedang “galau” untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam pengobatan tradisional Hindu India, minyak dasar kayu cendana dalam bentuknya yang murni dan harganya mahal dipakai untuk penyembuhan cara Ayurveda.

Ayurveda telah dikenal lebih dari 5000 tahun yang lalu dan teknik yang salah satunya menggunakan terapi massage ini mulai menyebar ke China, Tibet, Greek, Roman, Egypt, Afganistan, dan Persia.

Ayurveda dikenal sebagai ilmu yang membahas tentang pengobatan yang menggunakan bahan alami sebagai media pengobatannya, tidak hanya yang berasal dari minyak atsiri cendana, tapi juga bersumber dari mineral seperti sulfur hingga metal berat seperti merkuri.

Namun demikian, tidak semua jenis kayu cendana bernilai tinggi. Terdapat dua jenis cendana, yaitu cendana merah dan cendana putih. Cendana merah banyak tumbuh di daerah Funan dan India, sedangkan Cendana Putih banyak tumbuh di Nusa Tenggara Timur, antara lain di Pulau Flores, Alor, Sumba, Solor, Adonara, Lomblen, Pantar, Timor, Rote, dan Sabu.

Dari segi kualitas, keduanya tak sama. Kayu cendana merah relatif kurang harum dan kualitasnya kurang bagus, sehingga tidak terlalu laris di pasaran.

Permintaan di pasaran akan kayu cendana memang dapat dikatakan sangat tinggi. Hal ini membuat peluang usaha budidaya cendana semakin menggiurkan. Prospek bisnis budidaya cendana memang dapat dikatakan sangat cerah.

Berbagai industri membutuhkan pasokan cendana yang besar namun stok yang ada terbilang rendah. Inilah yang membuat budidaya cendana semakin unggul dan menjanjikan. Harga kayu cendana per kg saja mencapai nilai jual yang tinggi. Harga jual cendana di pasaran mulai dari Rp. 100.000 s/d Rp. 500.000.

Menggiurkan bukan jika Anda menerjuni bisnis budidaya cendana! Mungkin Anda tertarik untuk membudidayakan cendana ini! Membudidayakan cendana sendiri memang dapat dikatakan sulit-sulit gampang.

Namun jika Anda tertarik menggeluti bisnis budidaya cendana Anda bisa mendapatkaan bibit di pasaran yang sudah tumbuh baik di usia 3-4 bulan.

Bisnis pertanian kayu bernilai tinggi memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Begitupun dengan bisnis budidaya cendana yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Untuk memulai bisnis budidaya cendana ini tidak sulit. Bisa di mulai dengan modal kecil. Anda dapat memulai bisnis budidaya cendana di lahan kecil .

Bisnis budidaya cendana ini bisa dan cocok dijalankan oleh semua orang. Anda yang kini bingung mencari pilihan bisnis yang tepat. Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis budidaya cendana ini dapat Anda jalankan dengan mudah. Untuk mendapatkan konsumen budidaya cendana juga mudah. mulai dari pelaku bisnis herbal, produk kecantikan, parfum dan lainnya.***

Most Popular

To Top