Gaya Hidup

Agama & Negara Terpisah dalam Satu Kesatuan

Mengapa burung garuda menengok ke sebelah kanan, karena dia berada di sisi kiri,

sebagaimana yang diperumpamakan sisi kiri pada tubuh manusia adalah negara,

berarti diibaratkan sisi kanan pada manusia adalah agama.

Maka   antara kanan dan kiri harusnya menyatu. Artinya, agama dan negara

harus menyatu menjadi satu jiwa kesatuan walau agama apapun saja itu.

Di  sisi kiri ada jantung, di sisi kanan ada hati.

Bila  manusia mengamalkan sesuai apa yang diperintahkan oleh Allah Tuhan kita semua

dan apa yang telah dicontohkan oleh Nabinya, maka hati akan menjadi bagus.

Begitu pula bila manusia mengamalkan hidup bernegara dengan baik

sebagaimana seorang nasionalis sejati maka fungsi jantung itu akan berfungsi dengan baik.

Bila seseorang mengamalkan agama dengan baik, maka akan menghasilkan fungsi hati yang baik.

Negara dan agama akan menghasilkan buah yang sama yakni; menghasilkan Keamanan,

kenyamanan, keharmonisan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Agama apapun saja jika perbuatannya baik, maka itu berarti

sudah mengenal ajaran agama yang sesungguhnya, membedakan yang hak dan yang bathil .

Agama dan negara adalah dua hal yang terpisah tapi dalam satu kesatuan,

Dalam  satu kesatuan tetapi terpisah antara kanan dan kiri, yaitu agama dan negara.

Menjadi  satu badan dalam bingkai kesatuan yang beragama dalam bernegara.

Agama pada manusia sama pentingnya dengan hati pada manusia.

Semakin  baik agamanya semakin baik manusia itu, semakin baik hatinya  semakin baik

ahlaknya manusia itu.

Begitupula  sebaliknya, alam semestapun tergantung pada sikap tingkah laku manusia-manusia di dalamnya.

Maka apa pun saja yang kita tanam itulah yang akan kita hasilkan dikemudian hari.

Bangsa/Negarà pada manusia sama pentingnya seperti jantung pada manusia,

semakin baik jantungnya maka semakin baik bangsa itu dan mendatangkan kesejahteraan,

kenyamanan, keamanan dan kehormatan masyarakatnya.

Begitu pula sebaliknya, segala apapun saja yang terjadi akan ada timbal baliknya di kemudian hari,

semua tergantung apa yang kita perbuat.

Sudah  menjadi hukum alam, oleh sebab itu jika kita membuka mata hati kita

menggunakan fungsi hati dan jantung kita dengan baik, maka keduanya akan

sempurna dengan baik, walapun memamg sudah sempurna segala apa yang telah Allah ciptakan.

Akan  tetapi kesempurnaan itu akan dapat diraih ketika kita paham dan mengamalkan isi yang ada

didalamNya Kitab Suci dalam agama dan Pancasila dalam negara.

Kitab Suci dan Pancasila untuk seluruh umat manusia di muka bumi bukan hanya untuk satu negara saja, apalagi untuk satu golongan,  akan tetapi untuk seluruh masyarakat dunia.

Pancasila dengan 5 butir mutiara isi di dalamnya yang akan mampu mengubah seluruh dunia

yang isi dunia adalah manusia.

Jika  saja kita bisa paham isi dari 5 butir mutiara itu, maka sudah pasti

kita akan memetik hasil yang baik buah dari perbuatan kita semua.

Manusia diberikan akal fikiran, kekuatan, keberanian, ketakutan dan lain sebagainya.

Semua  sudah menjadi fitrahnya.

Walaupun  seluruh manusia diciptakan berbeda-beda

akan tetapi semuanya sama tercipta dari Nur Illahi Rabbi, atas kasih sayang dengan segala keagungan

serta karuniaNya maka terciptalah kita semua.

Sebagai  manusia harus percaya, yakin, ingat dan jangan pernah lupa bahwa akan ada hari Akhir di kemudian hari.

Jadi untuk apa kita membeda-bedakan membanding-bandingkan, merendahkan atau menyepelekan

orang lain hanya melihat rupa, atau dengan sisi duniawi saja.

Jangan lupa bahwa agama apapun saja tidak pernah mengajarkan keburukan terhadap manusia lainnya.

Ingatlah  selalu bahwa apapun saja yang kita perbuat akan sangat berpengaruh pada kehidupan kita, masa depan bangsa dan negara di masa yang akan datang.

Gunakanlah  sebaik mungkin segala apa-apa yang sudah Tuhan seluruh alam berikan kepada kita,

gunakan sebaik-baiknya fungsi hati dan jantung kita, yang artinya pergunakan juga fungsi agama dan negara dengan sebaik-baiknya.

Jika  kita semua inginkan kesejahteraan, maka semua harus bersatu dan

bergotong royong bersama, melakukan perbuatan-perbuatan baik, agar Tuhan senantiasa

melimpahkan keberkahan untuk kita semua untuk negeri yang kita cintai.

Andi Analta Amier

 

 

 

Most Popular

To Top