Nasional

Klarifikasi PT Gojek Indonesia Area Jawa Barat dan Banten Terkait Pemberitaan Berjudul: “Diancam Demo Besar-besaran, Gojek Jabar-Banten Nyerah… Siap Bukain Akun Driver yang Tersuspen dan PM”

Ayonews, Kota Tasikmalaya

Terkait dengan pemberitaan media Ayonews.Com berjudul “Diancam Demo Besar-besaran,Gojek Jabar-Banten Nyerah… Siap Bukain Akun Driver yang Tersuspen dan PM” pada 21 Agustus 2019, pihak PT Gojek Indonesia melalui Head Regional Corporate Affairs Gojek Indonesia area Jawa Barat dan Banten, Wildan Kesuma mengirimkan surat yang diterima salah satu reporter Ayonews.Com, Yulianus Zebua.

Melalui surat berkop Gojek yang diterima pada 22 Agustus 2019, di Kota Tasikmalaya,  pemberitaan pada 21 agustus 2019 itu, menurut Wildan, dapat menimbulkan kesalahpahaman terkait dengan Gojek Indonesia.

Wildan memaparkan, dalam artikel tersebut ditulis beberapa hal, di antaranya adalah pernyataan adanya kesepakatan melakukan pengaktifan kembali beberapa akun anggota HIDEN yang terkena suspend dan putus mitra (PM) tersebut adalah tidak benar.

“Kami mohon izin meluruskan fakta terkait hal yang disebutkan di atas,” pintanya.

Tak hanya memberikan klarifikasi, Wildan juga memberikan tambahan informasi untuk memberikan pemahaman yang benar kepada pembaca Ayonews.Com bahwa: pertama, sebagai super-app pilihan utama masyarakat Indonesia, Gojek menjunjung tinggi prinsip tranparansi dan keadilan.

“Adapun yang disampaikan saat pertemuan dengan komunitas HIDEN adalah untuk menyampaikan kesepakatan melakukan banding mitra-mitra terkait. Dengan demikian pernyataan yang ditulis di Ayonews.com tidaklah tepat dan dapat mengakibatkan persepsi yang salah,” jelasnya.

Wildan menegaskan, pihaknya tidak mengatakan bahwa  akun anggota HIDEN yang terkena suspend dan putus mitra akan diaktifkan kembali.

“Yang  dikatakan adalah memberi kesempatan untuk melakukan banding. Adapun terkait mekanisme banding sudah diatur dalam tata tertib Gojek. Ini adalah hasil yang dapat diperoleh dari proses banding adalah antara banding ditolak atau diterima,” ucapnya.

Sebagai bentuk transparansi, penjelasan mengenai tata tertib Gojek, terang Wildan, dapat dibaca lebih lanjut di https://driver.go-jek.com/s/article/TATA-TERTIB-GOJEK-TARTIBJEK

Kedua, dalam kesempatan ini, pihaknya ingin menyampaikan bahwa banding itu tercantum dalam tata tertib Gojek yang telah diperbaharui sesuai masukan mitra.

“Kami berharap tata tertib Gojek ini juga akan memudahkan aktivitas mitra, menjaga kualitas layanan yang diberikan, tidak melanggar aturan pemerintah dan melindungi teman-teman mitra yang bekerja secara jujur,” ujarnya.

Wildan menekankan bahwa komunikasi antara kedua belah pihak dapat dijalin dengan baik karena pada prinsipnya di manapun beroperasi, Gojek selalu terbuka untuk menjalin komunikasi dengan para mitranya.

“Salah satu cara menjaga komunikasi tersebut adalah dengan mengadakan sesi Kopdar setiap dua minggu sekali. Dalam sesi tersebut mitra bisa menyampaikan aspirasinya dan berdialog dengan Gojek secara terbuka,” tutupnya.(Yulianus Zebua/Taufik H/WRC Kota Tasikmalaya)

Most Popular

To Top