Hukum & Kriminal

Bikin Info Ada Razia Kendaraan, Driver Ojol ini Ditangkap, Ditelanjangi, Diborogol Oknum Polantas

Driver Ojol yang ditelanjangi, Diborogol petugas.

Ayonews, Jakarta

Ratusan ojek online menyerbu kantor Samsat di Jl Gunung Sahari, Mangga Dua, Jakarta Utara, Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Aksi solidaritas para driver Ojol ini sebagai bentuk protes setelah salah satu rekannya seorang driver Grab ditangkap, ditelanjangi dan diborgol salah satu oknum petugas Polantas setelah memberitahu rekan-rekan lainnya ada razia polisi di belokan Mangga Dua.

Hingga berita ini diturunkan, massa Ojol masih terus mencoba merengsek masuk ke kantor Samsat menuntut keadilan dan kelakuan sewenang-wenang petugas kepolisian.

 

Rozikin, seorang saksi mata sekaligus driver Ojol mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika driver tersebut berhenti sebelum razia dan membuat informasi melalui pesan WA berantai yang memberitahu ada razia polisi.

“Nah saat itu rupanya aksinya kepergok salah satu anggota polisi. Anggota tersebut marah dan menarik si driver, kemudian menelanjangi dan memborgolnya. Lalu dibawa ke kantor polisi,” ujar Rozikin.

Rozikin dan para driver lainnya menyesalkan ulah oknum polisi yang menangkap dan mempermalukan driver Ojol itu di depan umum.

“Polisi ini harusnya mengayomi masyarakat. Ini sama aja polisi bermental preman. Kami Ojol juga masyarakat, nggak trima hal ini,” teriak salah satu driver lainnya.

Sementara itu Ketua Umum Tekab Indonesia, salah satu organisasi yang menaungi transportasi online roda dua menegaskan kasus ini ditutup lantaran sudah ada perdamaian antara petugas dan Ojol.

Seharusnya, lanjut Ari, pihak Ojol juga harus bijak ketika menemukan adanya operasi atau razia kendaraan petugas.

“Jangan menyebarkan info sesat. Seperti jangan lewat jalan ini atau jalan itu, ada razia, itu salah. Kalau sekadar memberitahu harap semua driver melengkapi surat-surat kendaraan, itu tidak masalah,” ujarnya.(Ismail/WRC Tangkot)

Most Popular

To Top