Gaya Hidup

Melalui Spa Management Training, ESA Ciptakan Pengusaha & Manajer Spa yang Profesional, Kompeten & Diakui Negara

Saat ini, Spa menjadi salah satu kebutuhan masyarakat metropolitan. Spa sebagai solusi merileksasi tubuh setelah mengalami penat dan sumpek dari berbagai aktifitas sehari-hari. Di kota-kota besar, Spa menjadi sebuah peluang bisnis yang menjanjikan, dan Essentia Spa Academy lah yang akan mewujudkanya.

Essentia Spa Academy (ESA) akan menggelar Spa Management Training (session 1) di Hotel Novotel Bali, Ngurah Rai, Bali pada 20-21 Agustus 2019 mendatang.

Apa yang penting dan menarik dari pelatihan ini?

Director Essentia Spa Academy Julia Kawilarang mengatakan, spa sudah menjadi bagian dari dunia usaha yang dikemas secara moderen dan profesional serta diakui negara

“Mengelola usaha spa tidak bisa asal-asalan. Hanya karena sudah senior, sudah pengalaman sebagai manajer di hotel-hotel besar, lantas bisa mengelola sebuah spa tanpa memiliki pengetahuan mengenai spa dan seluk beluknya , itu salah,” ujar Julia saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019).

Dunia usaha spa, tak hanya dikelola mengikuti perkembangan zaman. Tapi juga harus mengikuti aturan dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia ( SKKNI) yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Di antaranya, manajer spa harus mengikuti training atau pelatihan yang diselenggarakan lembaga kredibel dan pengalaman dalam dunia spa. Setelah mendapat sertifikasi training, kemudian harus melalui tahap uji kompetensi yang diselenggarakan negara melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Tirta Nirwana Indonesia,” terang Julia.

Setelah mengikuti uji kompetensi, baru mendapatkan sertifikasi dari lembaga negara dan itu pun hanya berlaku selama 3 tahun.

“Setelah 3 tahun berakhir, harus memperbaharui sertifkasi dengan kembali mengikuti uji kompetensi lembaga profesi negara,” paparnya.

Julia menegaskan, sebagai lembaga pendidikan di dunia spa dan kecantikan Indonesia, ESA sangat peduli untuk memfasilitasi para pengusaha spa untuk menjadikan usahanya lebih moderen, profesional dan diakui negara.

Apa saja yang akan dihasilkan dari Spa Management Training di Novotel Bali pada 20-22 Agustus?

Julia menjelaskan, training yang diselenggarakan ESA di Bali nanti akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi universitas negeri setempat .

“Jadi sertifikasi dari Spa Management Training di Bali nanti, selain dikeluarkan oleh Essentia Spa Academy juga akan mendapatkan label dari lembaga pendidikan tinggi universitas negeri setempat,” tambahnya.

Dalam Spa Management Training akan diberikan semacam teori dan kuliah sebuah manajemen spa.

“Dalam training ini ada beberapa instruktur yaitu dosen-dosen dari perguruan tinggi negeri yang mengajar filosofi spa, antropologi Spa, Team Work dan manajemen tim, standar usaha spa, Human Resource in Wellness Industry di antaranya soal struktur & job description,” terang Julia.

Untuk pelajaran teori dalam Spa Management Training, lanjut Julia, akan dibawakan oleh pengajar atau mentor yang merupakan dosen dari UI ( untuk training yang diadakan di Jakarta ) dan untuk yang di Bali oleh pengajar dari perguruan tinggi negeri Bali.

Adapun pelajaran teori , seperti filosofi spa dan antropologi spa akan diberikan oleh dosen yang memang ahli dalam ilmu filsafat dan antropologi.

“Soal manajeman kita menggunakan dosen yang ahli dalam manajemen dan ekonomi,” tambahnya.

Untuk spa knowledge modules ( module pengetahuan spa) akan dibawakan oleh pakar-pakar spa. Mereka akan memberikan teori dan pengetahuan spa yang dikelola secara moderen dan profesional.

Antara lain ada teori aroma terapi, diseases & disorder ( penyakit kulit ), creating success, menu yang akan mengajarkan cara membuat menu treatment yang kreatif dan berbeda dengan menu treatment pada umumnya.

Mengajarkan salah satu dari menu treatment yang unik dan dikombinasi dengan akupuntur dan akupresure dan lain-lain. Adapun pengetahuan spa ( spa knowledge modules) ini di antaranya; Spa & Wellness Concept, aromatherapy, diseases and disorder, creating succes menu, marketing communication strategy, komunikasi antara atasan dan bawahan dan creative solution.

“Jadi usaha spa ini tak hanya pengetahuan soal apa saja produk yang dipakai. Tapi juga tentang manajeman. Komunikasi yang efektif. Cara berbicara antara atasan dan bawahan. Bagaimana cara berbicara dengan mereka yang satu level atau bawahan” terangnya.

Misalnya, lanjut Julia, pengetahuan tentang creative solution yaitu bagaimana memberikan solusi untuk sebuah permasalahan dalam SPA.

” Dengan pengetahuan ini, semua masalah terkait Spa akan ada solusinya,” tandasnya.***

Most Popular

To Top