Hukum & Kriminal

Saat Hamil Ngomong ke Suami Mau Bunuh Diri, Sore Tadi Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Plafon

Ayonews, Kota Tasikmalaya

Seorang wanita hamil ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Kampung Grogol, RT 03 RW13, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis (08/08/2019), sekitar pukul 16.00 WIB.

Wanita bernama Leni (26) ditemukan Rizal (34), suaminya sudah tak bernyawa dengan posisi tergantung
menggunakan sarung dan selimut yang diikatkan ke kayu plafon rumahnya.

Korban Leni yang tewas tergantung di plafon selama hidup bersama anaknya yang berumur 5 tahun.

Kepada Ayonews, Rizal mengungkapkan, sepulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB, ia tiba di rumah dalam kondisi pintu terkunci.

“Pintu rumah bagian belakang juga terkunci. Saya mulai curiga, ada apa-apa sama istri saya,” ujar Rizal.

Kemudian, Rizal meminta tolong tetangganya untuk mendobrak pintu rumahnya.

“Saya melihat dari jendela posisi istri saya tergantung dan keadaan tak bernyawa. Posisinya gantung diri pake kain samping (sarung) dan selimut yang diikat ke tiang plafon rumah, ” tambah Rizal.

Begitu sampai di dalam, Rizal menemukan secarik kertas berisi tulisan tangan Leni menggunakan pensil.

Pesan di kertas itu berbunyi; “mohon maaf buat semuanya, anak yang berada di kandungan akan dibawa takut gak ada yang ngurus. ”

Rizal sangat terpukul dengan kepergian Leni untuk selamanya. Ia tak menyangka jika ucapan Leni bebeberapa hari belakangan mau gantung diri menjadi kenyataan.

Rizal menikahi Leni pada tahun 2011 dan dikarunia buah hati berusia 5 tahun.

“Alhamdulillah, istri saya hamil lagi. Semenjak hamil yang kedua, istri saya sering ngomong ingin bunuh diri. Entah kenapa dia sering berbicara seperti itu dan saya pun sempat melarang istri berbicara seperti itu,” ucap Rizal.

Aan, tetangga korban, mengaku tak menyangka, Leni bakal mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Mereka (Rizal dan Leni) nggak pernah kedengeran bertengkar. Sehari-hari pun mereka kelihatan harmonis,” kata Aan.

Beberapa jam sebelumnya atau sekitar pukul 12.00 WIB, Aan sempat melihat korban mengantar anaknya sekolah.

“Setelah itu saya nggak melihatnya lagi. Tak lama kemudian, Sendi, adiknya korban datang. Tapi nggak masuk rumah karena pintu dikunci. Kakaknya itu juga sempat dipanggil-panggil nggak ada jawaban. Saya bilang, mungkin lagi tidur karena jam 15.00 WIB, biasanya Leni berangkat kerja, ” ungkapnya.

Setelah diketahui korban gantung diri, lanjut Aan, beberapa tetangga melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Petugas yang mendapat laporan membawa jenazah ke RSUD Kota Tasikmalaya dan akan divisum,” tambahnya.(Taufik H/WRC Tasikmalaya)

Most Popular

To Top