Gaya Hidup

Tetap Ikuti Aturan, Grab Tak Masalah Driver Ojol Punya 2 Aplikasi Transportasi Online

Ayonews, Tasikmalaya
Sebagai upaya sosialisasi kepada para driver di lapangan, aplikator transportasi online, Grab melakukan pendekatan ke komunitas-komunitas ojek online. Salah satunya dengan ikut dalam kegiatan Kopdar rutin komunitas GSBC (GoGrab Squad Bungursari Cihideung) Tasikmalaya yang beranggotakan 75 driver Ojol.

Kopdar di salah satu rumah anggota komunitas GSBC di Jl Taman Makam Pahlawan, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (4/8/2019), pukul 12.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan aplikator Grab, Whiesa.

Dalam Kopdar tersebut, komunitas GSBC menjelaskan kepada staf Grab tersebut bahwa mereka adalah komunitas yang netral.

“Dalam artian tidak pro salah satu aplikator. Karena dalam komunitas juga ada driver yang menggunakan aplikasi selain Grab,” ujar ketua komunitas GSBC, Nurmansyah.

Whiesa pun menanggapi hal terebut dan tidak mempermasalahkannya. Malah dia memberikan dukungan serta arahan dalam menjalankan orderan di aplikasi Grab agar tidak ada yang menyalahi aturan dalam orderan.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada para driver di lapangan tentang peraturan-peraturan yang ada. Sebagai perwakilan Grab, kami butuh masukan dari para driver dari berbagai permasalahan di lapangan,” tutur Whiesa.

“Inilah manajemen yang sebetulnya yang diharapkan dari semua komunitas di Tasikmalaya. Manajeman yang bisa merangkul setiap komunitas dan well come terhadap komunitas yang mempunyai beberapa aplikasi driver,” sambut Nurmansyah.

Dia berharap, dari kedua manajeman aplikator itu bisa merangkul semua komunitas driver Ojol di Tasikmalaya.

“Manajeman dapat mendengar langsung keluhan dari setiap mitra driver di masing-masing komunitas,” tambahnya.

Jika dari salah satu manajeman aplikator yang berada di Tasikmalaya tidak bisa merangkul dan mendengar keluhan mitranya, lanjut Nurmansyah, maka akan timbul kecemburuan dari komunitas lainnya.

“Semoga semua komunitas Ojol di Tasikmalaya bisa benar-benar solid dan kompak. Jangan ada yang terpecah belah,” ujar Nurmansyah, diamini oleh seluruh anggota komunitas GSBC.(Yulianus Zebua/WRC Tasikmalaya)

Most Popular

To Top