Business

Saatnya Dunia Tau, Minyak Atsiri itu Asli Indonesia

Ayonews, Jakarta

Nilai ekspor minyak atsiri merupakan salah satu sumber devisa utama bagi Indonesia. Dalam daftar 10 komoditas potensial dari Kementerian Perdagangan, nilai ekspor minyak atsiri dan kosmetik wewangian berada di sekitar USD 580 juta hingga USD 637 juta selama periode 2011 hingga 2015.

Negara tujuan ekspor utama Indonesia antara lain Amerika Serikat, Eropa, Australia, Afrika dan ASEAN.

Survei yang dilakukan oleh Leffingwell & Associates, Asia Tenggara menyumbang 10 persen pada pangsa pasar perasa dan wewangian global yang bernilai USD 24,1 miliar pada 2015.

Sangat disayangkan Indonesia tidak memiliki kemampuan untuk menentukan harga. Industri domestik masih sebatas mengekspor minyak atsiri yang belum diolah sebagai produk jadi.

Beberapa kendala yang dihadapi antara lain masih rendahnya pemahaman petani dan koperasi dalam menerapkan agricultural process dan manufacturing process yang bagus.

Karena itulah tidak mengherankan jika layaknya petani lahan garapan, Indonesia tidak lagi berperan sebagai pemilik. Harga minyak atsiri dunia ditentukan oleh Calo atau broker-broker asing.

Minyak nilam (Patchouli oil) merupakan salah satu bintang ekspor ekspor minyak atsiri Indonesia. Sekitar 85-90 persen pangsa pasar minyak nilam global (2.000 ton per tahun) dipasok dari Indonesia atau sekitar 35-40% dari total nilai ekspor minyak atsiri.

Sayangnya sebagian minyak nilam yang diekspor masih dalam bentuk minyak yang belum diolah jadi produk hilir. Bahkan tidak ada satupun produsen kosmetik wewangian Indonesia yang masuk dalam 10 besar daftar perusahaan dunia yang bergerak di bidang perasa dan wewangian.

Industri hilir di dalam negeri pun belum mampu memaksimalkan potensi besar ini. Sebagai gambaran, nilai impor minyak atsiri dan kosmetik wewangian domestik selalu lebih besar dari nilai ekspor minyak atsiri.

Pada periode 2011 hingga 2015, nilai impor bernilai di kisaran USD 750 juta hingga $1,1 miliar. Kemudian pada tahun 2015, Indonesia harus mengimpor USD 962 juta, tapi nilai ekspor komoditas ini hanya USD 637 juta.(***)

Most Popular

To Top