Gaya Hidup

Ngelotokin Sendiri Bijinya, Olah jadi Bubuk,  Dimasak Gosong, Hasilnya…. Kopi Klotok Kental Pas Mantap di Lidah

Ayonews, Kota Tangerang 

Citarasa beragam kopi selalu berbeda. Mulai dari cara menyeduh, merebus atau mencampurkannya dalam satu wadah memasak.

Bahkan, ada yang mengolah langsung dengan cara mengelotokkan sendiri biji kopinya. Lalu diolah,  kemudian dimasak dalam sebuah wadah. Jadi bukan lagi sekadar diseduh air panas mendidih.

Jimmy Wewengkang, pengusaha kopi klotok.

“Ngelotokin biji kopinya sendiri,  diolah sendiri hingga menjadi bubuk kopi. Lalu dimasak dalam satu panci. Jadilah kopi klotok, ” ujar Jimmy, seorang pengusaha kopi Klotok yang ia beri nama Kopi Klotoku.

“Hasilnya, kopi kental dengan rasa pahit dan pas nikmat di lidah,” ujarnya meyakinkan.

Sudah dalam kemasan.

Sambil mempraktikan cara membuat kopi khas asal sebuah kampung bernama Klotok di Cepu, Jawa Tengah,  Jimmy menjelaskan,  tak ada bahan berbeda pada kopi klotok dengan minuman kopi lainnya.

“Jenisnya dari kopi Blend Robusta dan Arabica, ” jelasnya.

Meski demikian, untuk mendapatkan citarasa kopi istimewa, biji kopi yang diolah haruslah matang di pohon.

Biji kopi yang telah merah,  tak perlu buru-buru dipetik. Biarkan jatuh sendiri ke tanah. Tak jarang biji kopi yang digunakan pun telah berwarna kehitaman.

“Itu tandanya matang pohon.  Biji kopinya pun pesan khusus dari petani kopi langsung. Biji kopi pilihan, ” kata dia.

Gosong bubuk kopi yang terpanggang dalam panci itulah yang menciptakan aroma kopi yang kuat.

“Setelah mendidih, baru dimasukkan gula secukupnya,” kata dia.

Saat secangkir kopi disajikan,  aroma sedap pun merebak kuat.

“Harganya hanya sedikit lebih mahal dari kopi sachet. Tapi nikmatnya kopi klotok lebih mantap. Kopi sachet umumnya dijual 3000 rupiah. Kopi klotok 4000 saja, ” tutur Jimmy.

Beberapa politisi sempat mencicipi kopi klotok yang diolah dan dimasak sendiri oleh Jimmy. Di antaranya mantan Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Tim WRC) 

Most Popular

To Top