Hukum & Kriminal

Abis Grapa Grepe, Pamerin Anunya via Video Call ke Mahasiswi, Pejabat di Aceh Dilaporin ke Polda

Ayonews, Banda Aceh
Setelah dilecehkan dan diperlihatkan alat kelamin via video call, seorang mahasiswi asal Aceh Jaya melaporkan seorang pejabat setempat berinisial I ke petugas Diskrimsus Polda Aceh.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin kepada wartawan, Jumat (2/8/2019), membenarkan bahwa korban sudah diperiksa petugas pada 15 Juli lalu.
“Kasus ini masih dalam proses lidik Polda Aceh,” kata Safaruddin sambil memperlihatkan bukti laporan yang dibuat ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh dengan nomor laporan Reg/138/VII/RES.2.5/2019/Subdit II Tipid PPUC/Ditreskrimsus.

Dalam bukti laporan itu disebutkan bahwa, pelecehan terhadap dirinya itu terjadi pada Agustus 2018 silam.

“Kejadian bermula saat dia menjemput pejabat I dan diajak ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh,” tambah Safaruddin.

Begitu tiba di parkiran bandara, pelaku melecehkan korban. Aksi itu terhenti setelah kepergok petugas bandara yang sedang patroli.

“Pelaku kaget dan meminta korban keluar mobil. Setelah itu, korban menghubungi temannya minta dijemput di bandara,” ujarnya.

Dua minggu berselang, lanjut Safaruddin, pejabat I kembali menghubunginya lewat panggilan video (video call). Saat video call berlangsung, pelaku memperlihatkan kemaluannya.

“Setelah itu, pejabat I sempat beberapa kali menghubungi korban, namun tidak digubris lagi. Karena merasa terus diteror, akhirnya korban membuat laporan ke polisi.
Dalam surat tanda laporan tersebut disebutkan terlapor dalam penyelidikan. Surat tersebut ditandatangani penyidik pembantu Brigadir Dicky Yulian.

“Saat di BAP kemarin, korban didampingi Mila Kesuma yaitu Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di YARA,” jelas Safaruddin.(TIM WRC)

Most Popular

To Top