Hukum & Kriminal

Diduga Kuat Bersekongkol dengan Romy, Ayo KPK Tangkap Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan!

Ayonews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus mengembangkan kasus  skandal suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang menyeret Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romi.

“Kami meyakini Romi tidak bekerja sendirian dalam kasus ini. Ada pejabat Kemenag lainnya yang juga diduga terlibat seperti Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan,” kata Sadam Nasution, kordinator aksi Lembaga Advokasi dan Kajian Strategis Indonesia (Laksi) saat demo di depan Kantor KPK di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Menurut Sadam, KPK sudah punya bukti pihak yang bekerja sama terkait perkara ini.

“Ada pihak-pihak yang  bersama-sama di kementerian agama  untuk meningkatkan seleksi atau proses seleksi atau mengisi jabatan di kementerian agama,” tambahnya.

Sudah seharusnya, sambung Sadam, KPK menangkap Nurcholis Setiawan karena diduga terlibat dalam kasus jual beli jabatan di Kemenag.

“Tugas Sekjen ini banyak menempatkan pejabat dan pimpinan yang bermasalah terkena hukuman disiplin berat yang sebenarnya melanggar aturan dan undang-undang ASN. KPK sudah berkali-kali melakukan pemeriksaan dan pemanggilan kepada Nurcholis Setiawan, tapi sampai saat ini  belum ada kejelasan mengenai status hukum kepada sekjen Kemenag, dan ini mengusik rasa keadilan masyarakat,” papar Sadam.

Sadam mengungkapkan, bukan rahasia umum lagi di Kemenag posisi tawar dan pengaruh Sekjen sangatlah kuat dan besar sehingga peranan menteri banyak diambil alih.

“Terutama dalam menempatkan pejabat-pejabat bermasalah yang terkena sanksi disiplin namun dipaksakan untuk diangkat kembali menjadi pejabat dan pimpinan. Selain itu sekjen banyak melakukan permainan proyek dan kutipan dana bantuan yang nominalnya cukup besar sehingga merugikan negara,” urainya.

Nurcholis Setiawan, lanjut Sadam, mempunyai orang kepercayaan yang bernama Hamam yang dipercaya untuk mengumpulkan dana dari hasil bantuan dan proyek-proyek sejak di Dispendis.

Selain itu juga dibantu oleh seorang bernama Kholis sebagai kasubdit yang membantu melakukan pengumpulan dana bantuan.

“Ini yang harus di telusuri KPK. Melalui aksi ini kami berharap KPK dapat membongkar kasus-kasus korupsi sekjen sejak di Pendis, baik soal pungutan dan bantuan, dan proyek-proyek di kemenag,” ujarnya.

Karena itu, Sadam menegaskan, melalui aksi ini pihaknya menyatakan sikap ;

1. Bongkar dan usut tuntas kasus suap yang dilakukan oleh Nurcholis Setiawan kepada Romi untuk mendapatkan jabatan di Irjen dan Sekjen

2. Meminta KPK menetapkan status tersangka kepad sekjen Kemenag karena turut serta dalam kasus jual beli jabatan di kemenag*

3.Mendukung KPK untuk menahan sekjen Kemenag dalam kasus jual beli jabatan.(Meika Ardhianto/WRC Tangsel)

Most Popular

To Top