Gaya Hidup

Kinerja Aparat Dinas Kebersihan Kota Tasik Nggak Becus, Ojol dan Opang Pun Bersatu Bikin Aksi Jumat Bersih

Ayonews, Tasikmalaya

Salah satu semboyan persaudaraan ojek online adalah “Solidaritas Tanpa Batas”. Dan ini dibuktikan oleh Komunitas OMB (Ojol Mangkubumi Barat.

Tak hanya menangani korban lakalantas, penggalangan dana buat korban bencana, tapi juga jiwa sosial mereka tunjukkan kepada masyarakat luas dalam hal kebersihan.

Berawal dari keluhan H.Aji  Ketua RT di Blok Ngamplang, RT 002 RW 003, Cipari, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya yang melihat lingkungannya kotor dengan sampah.

Selain tidak ada perhatian dari dinas kebersihan setempat, sampah-sampah yang berserakan itu akibat tidak adanya kesadaran dari masyarakat yang tinggal di kawasan ini.

Keluhan Aji disampaikan kepada Cepi, Ketua Komunitas OMB untuk mencari solusi kebersihan di lingkungannya. Bersama 40 anggotanya, Cepi pun tergerak untuk melakukan kerja bakti pada Jumat (18/07/2019) mulai pukul 07.00s/d 10;00 WIB.

Tak hanya itu, untuk menjalin silaturahmi dengan berbagai kalangan, Cepi pun mengajak para ojek pangkalan di wilayah tersebut untuk kerja bakti.

Ajakan ini direspon baik oleh para tukang ojek pangkalan. Bahkan, mereka sepakat untuk melakukan kegiatan sosial bernama Jumsih (Jumat Bersih). Setiap hari Jumat, Ojol, Opang dan masyarakat bahu membahu membersihkan lingkungan Ketua RT Aji.

Dengan sangat antusias mereka berbaur dengan masyarakat dan membantu gotong royong bersih bersih di lingkungan. Mereka meluangkan waktu meninggalkan aktifitasnya demi melakukan kegiatan itu.

“Kami hanya membersihkan selokan selokan dan area tempat ibadah serta akses jalan yang di lalui pengguna jalan,” ucap Cepi kepada Ayonews.

Cepi menyesalkan masih ada mayarakat yang tidak sadar bahwa membuang sampah sembarangan bisa menimbulkan penumpukan sampah di kali.

“Semestinya pake alat berat. Tapi ini baru tahap pertama. Banyak sampah di kali terlalu menumpuk jadi harus menggunakan alat berat,” tambah Cepi.

Cepi dan komunitasnya, serta komunitas Opang  berharap pemerintah kota Tasikmalaya bisa merespon cepat membantu membersihkan wilayah ini, suapaya saluran air tidak tersendat.

Menurut Cepi, soal kebersihan, Dinas Kebersihan Kota Tasikmalaya ini sepertinya acuh tak acuh. “Mereka buta dengan kebersihan,” cetus Cepi.

Cepi berharap, mudah mudah kegiatan ini bisa mendapat nilai positif dari masyarakat.

“Salah satunya, masyarakat yang  tadinya tidak menggunakan aplikasi, sesudah kegiatan ini mereka menggunakan jasa aplikasi baik gojek maupun grab,” tandas Cepi.(Opik/WRC Tasikmalaya).

Most Popular

To Top