Gaya Hidup

Demi Sejahterakan Anggota, PADI Latih Pengemudi Online Jualan Ayam Goreng

Ayonews, Jakarta

Sebagai organisasi yang mewadahi moda transportasi angkutan daring (online), Perkumpulan Angkutan Daring Indonesia atau disingkat PADI melaksanakan halal bihalal di kantor pusatnya di Jl. Yos Sudarso No. 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/7/2019).

Kegiatan ini untuk memperkuat silahturahmi antarpengurus.

Irjen Pol (P) Drs. Mudji Waluyo, SH., MM, Kepala Divisi Transportasi Inkoppol sekaligus sebagai Ketua Umum PADI menyampaikan bahwa PADI merupakan wadah yang akan menjadi jembatan aspirasi antara para pengemudi angkutan daring dengan regulator, Pemerintah dan perusahaan aplikator penyedia aplikasi ride hailing.

PADI sebagai organisasi non politik namun bekerja mendukung program-program pemerintah dan negara, siap melayani masyarakat dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang berkompeten untuk mensejahterakan anggota PADI.

Mantan Kapolda Maluku dan Sulawesi Selatan ini juga ingin pengurus dan anggota PADI bisa saling bekerjasama memperkuat organisasi.

Dalam kesempatan yang sama Sekjen PADI, Brigjen Mar (P) S.H Setyabudhie S.E, M.B.A, M.A, juga menyampaikan bahwa organisasi akan terus dikembangkan dalam bidang-bidang pendukung lainnya, seperti kerjasama dengan PT. JAPFA, yang akan berikan alternatif usaha dan pelatihan usaha bagi anggota PADI yang ingin memiliki usaha kuliner penjualan ayam goreng.

Dengan memiliki usaha alternatif, pengemudi daring anggota PADI bisa punya kesempatan untuk memiliki penghasilan tambahan selain menjadi pengemudi daring.

Salah satu pengurus pusat PADI dari roda dua (ojek online), Igun Wicaksono mengharapkan, PADI dapat menjadi organisasi yang dapat turut serta memperjuangkan hak-hak pengemudi ojek online, payung hukum regulasi bagi ojek online yang masih menjadi PR di Komisi V DPR, yaitu revisi UU No. 22 tahun 2009 tentang LLAJ yang inginkan roda dua dapat dijadikan sebagai moda transportasi angkutan umum.(TIM WRC)

Most Popular

To Top