Politik

Merasa Prabowo Bakal Kalah, Ancaman People Power Amien Rais Adu Domba Rakyat dengan Aparat

Azmi H, Kordinator LAKSI.

Ayonews, Jakarta
Saat acara Apel Siaga Umat, pendiri partai PAN, Amien Rais mengancam akan melakukan people power, untuk mencegah kecurangan pemilu. Aksi pengerahan massa ini untuk memprotes keputusan KPU dengan tujuan akan menolak hasil pemilu.

Ajakan Amin Rais untuk melakukan people power ketimbang ke Mahkamah Konstitusi (MK) seandainya ada kecurangan Pemilu, dinilai merupakan sebuah ketidaksiapan dalam menghadapi kenyataan kekalahan dalam Pilpres.

“Amin Rais seharusnya memberikan edukasi kepada rakyat agar taat pada azaz dan UU serta memberikan suasana kondusif menjelang pilpres ini. Bukan malah membuat kegaduhan dengan ancaman yang dapat memporak porandakan persatuan bangsa,” ujar Kordinator LAKSI, Azmi H.

Menurut Azmi, mekanisme dalam penyelenggaraan pemilu telah diatur oleh UU. Lembaga yang dapat menampung kecurangan pemilu adalah Bawaslu dan sekarang sudah bekerja sesuai dengan perannya, fungsi pengawasan hingga penindakan pelanggaran.

“Selama proses Pemilu, peran itu sudah dilakukan oleh Bawaslu. Jadi tidak ada alasan lagi untuk siapapun melakukan gerakan yang inskosntitusional,” tambah Azmi.

Azmi menegaskan, undang-undang telah mengatur mekanisme apabila terjadi berbagai jenis pelanggaran. Dia menyebut, tugas MK nantinya mengurus gugatan sengketa hasil suara.

“Harusnya mereka Amin Rais cs mengajukan gugatan di MK kalau adanya sengketa suara dan kecurangan, jangan buat provokasi dan membenturkan rakyat dengan aparat keamanan. Karena akan terjadinya benturan kalau rakyat diajak melakukan gerakan peopel power sehingga yang akan rugi adalah rakyat Indonesia,” paparnya.

Undang-undang, lanjut Azmi, juga telah mengatur mekanisme apabila ada pelanggaran terjadi baik itu pelanggaran etik, administrasi ataupun perselisihan mengenai hasil suara itu dibawa ke MK.

“Itu adalah mekanisme yang secara konstitusional telah dibentuk oleh undang-undang. Mekanisme tersebut sudah disediakan apa bila ada komplain yang terjadi selama proses, dan setiap tahapan itu ada mekanisme keberatannya,” sambungnya.

Kalah-menang dalam pilpres itu, lanjut Azmi, semestinya disikapi dengan lapang dada.

“Jika dipandang terjadi kecurangan yang mengakibatkan ketidakpuasan bisa ditempuh langkah-langkah yang konstitusional. Bukan mengancam dengan gerakan kekuatan massa, people power,” kata Azmi.

Dia menilai seruan people power Amien merupakan upaya adu domba sesama anak bangsa. Seruan tersebut juga dapat memicu instabilitas keamanan negara.

“Kami berharap ajakan Amin Rais ini dapat di cegah oleh aparat keamanan agar tidak menimbulkan gejolak di daerah2 serta meresahkan situasi politik nasional pasca pilpres,” imbuhnya.(Meika Ardhianto/WRC Tangsel)

Most Popular

To Top