Gaya Hidup

Tarif Menyiksa, Ngotot Ngejar Poin, Diserang Angin Duduk, Driver Ojol ini Tewas

Satgas Gojek saat mengevakuasi korban driver.(Irfan/WRC Tangsel)

Ayonews, Ciputat
Seorang driver Gojek yang teridentifikasi bernama Dwi Satrio (39) meninggal dunia dengan posisi terduduk di samping Apartemen CityLight , Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis sore (14/3/2019), sekitar pukul 18.30 WIB.

Diduga, kematian warga RT 011/RW.011, Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat ini terkena serangan angin duduk.

“Gara gara ngejar target dari aplikator untuk tutup poin. Terlalu capek, belum makan, maksain diri ngejar poin Gojek,” ujar Rizal, seorang rekan korban.

Rizal menuturkan, almarhum dikenal ramah, rajin dan penuh semangat dalam bekerja sebagai driver Gojek sehingga seringkali pulang larut malam untuk mengejar target tutup poin untuk memenuhi kebutuhan hidupnya” tutur Rizal.

Dikatakan Rizal, sudah menjadi rahasia umum di kalangan driver online bahwa tarif yang minim pada akhirnya menggenjot driver untuk bekerja lembur dan ekstra lagi guna menutupi over head ( biaya impas) dan keinginan untuk menutupi kebutuhan sehari hari.

URC Tangsel Bersatu menghubungi kantor aplikasi Gojek untuk bertanggung jawab menantar ke rumah duka. “Kami juga berharap pihak aplikator memberi santunan untuk keluarga yang ditinggalkannya” tambah Rizal.

Rizal mengigatkan pihak aplikator lebih bijaksana dalam mengenakan tarif jasa angkutan ojek onnline ini. Sehingga para mitranya yakni driver yg menjadi aset vital perusahaan dapat berkerja maksimal namun tetal safety.

“Sudah keringat dan darah diperas, kompensasinya minim,” cetusnya.(Irfan sun/WRC Tangsel)

Most Popular

To Top