Nasional

Jutaan Ojol & Keluarganya Bisa Mati Kelaparan, Komisi V DPR RI Desak Kemenhub Segera Sahkan Permenhub

Senayan, Ayonews

Diskresi Menteri Perhubungan, mengenai Permenhub payung hukum bagi transportasi ojek online yang mulai digulirkan sejak Desember 2018 mulai memasuki tahap dengar pendapat.

Pembahasan tersebut melibatkan perwakilan-perwakilan ojek online, Kemenhub dan Komisi V DPR RI dalam merumuskan bentuk Rancangan Peraturan Menhub (RPM) pada Senin (11/3/2019).

Rapat Dengar Pendapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Sigit Sustiantomo. Sementara paparan Rancangan Permenhub disampaikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setyadi.

“Substansi dari Rancangan Permenhub, antara lain mengenai Biaya Jasa Ojek Online, Keselamatan dan Mekanisme Suspensi (putus mitra),” jelas Budi Setyadi.

Sementara Komisi V menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengajukan usul inisiatif untuk dilakukan Rancangan Undang Undang Prioritas, revisi UU No.22 tahun 2009 mengenai Lalu Lintas Angkutan Jalan dalam Program Legistatif Nasional tahun 2019.

“Komisi V menerima masukan juga dari ojek online, sehingga ada tiga kesimpulan yang disampaikan sebagai keputusan yang diambil oleh Komisi V,” terang Sigit Sustiantomo.

Tiga hal tersebut, lanjut Sigit, pertama Komisi V meminta kepada Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI untuk mempertimbangkan masukan-masukan dari RDP Komisi V.

Dalam hal ini, Sigit menegaskan bahwa pihaknya sepakat, pertama pengaturan pengoperasian kendaraan bermotor harus memperhatikan faktor keselamatan. Kedua ‘Komisi V meminta pada Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI untuk mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, ketertiban, kelancaran, keterpaduan, keterjangkauan harga, keadilan dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan transportasi sepeda motor’, ketiga ‘Komisi V berharap Rancangan Permenhub dapat segera dikeluarkan.

“Ini kondisi sudah gawat. Jutaan Ojol dan keluarganya bisa mati kelaparan karena ulah aplikator yang seenaknya bikin peraturan sendiri. Kondisinya sudah hidup segan mati tak mau,” desak Sigit.(Igun Wicaksono/Pembina WRC)

Most Popular

To Top