Gaya Hidup

Diperintah Jokowi, Menhub Budi Karya Diminta Sering-sering Nemuin Ojol Ajak Joget Bareng

 

Ayonews, Tangerang Selatan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak rekan-rekan ojek online ngobrol bareng seputar faktor keselamatan transportasi roda dua untuk masyarakat luas pengguna Ojol di Main Atrium The Breeze BSD City, Kota Tangerang Selatan, Minggu (17/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Budi Karya didampingi Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani dan beberapa pejabat Kemenhub.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani berpose bersama salah satu Ojol Tangsel.

“Saya diminta Presiden Jokowi untuk sering-sering ketemu Ojol. Saya diminta untuk nyanyi dan joget bareng sama Ojol. Kita hura-hura aja,” kata Budi Karya.

Budi Karya menceritakan soal curhatan Walikota Tangsel, Airin yang sempat viral tidak menggunakan helm saat naik motor, meski jaraknya dekat.

“Ibu walikota meminta maaf ke saya karena tidak pakai helm saat berkunjung ke masyarakat,” ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi Karya mengingatkan kepada para ojek online bagaimana menjaga keselamatan dalam berkendara.

Tak hanya itu, sebagai Menteri yang membuat peraturan keselamatan dalam berkendara motor buat Ojol, berjanji Peraturan Menteri yang mengatur tarif, suspen dan jaminan keselamatan Ojol akan keluar pertengahan Maret nanti.

Budi juga mengungkapkan, jumlah kecelakaan yang melibatkan kendaraan motor di Indonesia mencapai 72,%.

“Karena itu dalam berkendaraan bermotor jangan ngebut-ngebut. Cukup 50 Km/jam sebagaiman kesepakatan dari 47 negara dalam berkendara bermotor.

Budi Karya juga bercerita soal ada saudarnya yang menjadi driver ojek online. Dia mengeluhkan soal tarif yang makin menurun.

“Harga itu mesti sama. Jangan diskon gede-gedean. Ada saudara yang Ojol, kalau diskon terus, nggak dapet. Ada batas tarif batas atas dan bawah. 2500 malah jadi 1600. Mengenai suspen, tiba2 dipecat. Saya juga akan mengeluarkan aturan iini. Cuma saya berpesan kepada para Ojol jangan nakal juga,” tambahnya.

Budi juga memberikan kesempatan kepada perwakilan Ojol untuk dialog soal suka dan dukanya menjadi Ojol.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin meminta minta maaf karena fotonya yang tidak pakai helm sempat viral di media sosial.

“Saya meminta maaf karena sempat viral tidak pakai helm. Walaupun dekat harus pakai helm. Helm itu untuk keselamatan kita semua,” jelas Airin.

Airin berpesan kepada para Ojol untuk tidak ngebut saat berkendara “Cukup 40 km/jam. Tidak boleh lebih dari dua orang. Kalau ada anak kecil tetap harus dua orang,” tutupnya.(Irfan/WRC Tangsel)

Most Popular

To Top