Politik

Tommy Soeharto: 20 Tahun Reformasi Tak Berubah, Aktifis 98: Awas, Orde Baru Bangkit!

Ayonews, Jakarta

Mantan juru bicara Pelaksana Rembug Nasional 98 Sayed Junaidi Rizaldi Al Hinduan merespon keras pernyataan Tommy Soeharto yang mengatakan bahwa 20 tahun reformasi tidak membawa perubahan.

Akrifis 98 yang akrab disapa Pak Cik ini menegaskan bahwa setelah tumbangnya Orde Baru menjadi awal perubahan tatanan negara di Tanah Air.

“Korupsi dan kolusi terlihat jelas proses pemberantasannya,” katanya.

Pak Cik pun memaparkan di era Orde Baru, negara didominasi keluarga Cendana.

“Bisnis keluarga Cendana mulai dari hulu hingga ke hilir,” tegasnya.

“Baiknya Tommy tak usah banyak omong. Kartu mati. Silahkan diingat-ingat saja masa ayahnya berkuasa selama 32 tahun. Memimpin bangsa dengan otoriter dan HAM pun dilanggar,” sambungnya.

Ia pun menghimbau khususnya buat warga Papua yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) Hutomo Mandala Putra alias Tommy dari Partai Berkarya.  Jangan sampai warga Papua terhipnotis romatisme masa lalu yang kelam.

“Awas kebangkitan Orde Baru. Baiknya masyarakat khususnya pemuda yang baru pertama kali ikut pemilu dan punya hak pilih untuk membaca sejarah terutama sejarah tumbangnya Rezim Otoriter Orde Baru,” terang Pak Cik.

“Siapa Soeharto, siapa Tommy, dan mengapa Soeharto jatuh, bisa dilihat sejarahnya dalam buku-buku sejarah atau pun searching di gogle,” tegas jenderal lapangan di era gerakan mahasiswa 98.(Agung/WRC Karawang)

Most Popular

To Top