Hukum & Kriminal

Lagi Indehoy, Sepasang Homo Digrebek Warga, Didenda 28 Sak Semen, Diusir Keluar Kabupaten

Ayonews, Solok

Dua pria dewasa pasangan gay digerebek warga Jorong, Simpang Pogang Nagari IV Koto Pulau Punjung, Pulau Punjung, Dharmasraya, Sumatera Barat pada Rabu (24/10/2018).

Kedua pemuda yang teridentifikasi bernama Eka putra (25) dan Fikri Ramadan (28) ditangkap warga saat melakukan hubungan antarjenis (LGBT). Akibat ulah menyimpang tersebut, kedua pemuda yang berprofesi sebagai pedagang itu didenda dan diusir dari kampungnya.

Kronologis penangkapan itu bermula ketika pada Selasa (23/10/ 2018), sekitar pukul 23.00 WIB seorang pemuda Jorong Simpang Pogang bernama Dedet menerima informasi melalui media sosial Messenger dari akun facebook a.n Muhammad Rahmad Ridwan berupa foto kegiatan hubungan badan sesama jenis/gay 2 ( dua)  orang laki laki.

Mendapat informasi tersebut Dedet berkoordinasi dengan Kepala Desa Jorong Simpang Pogang, Iqbal. Selanjutnya bersama pemuda Jorong Simpang Pogang menjemput laki-laki yang ada dalam foto tersebut di rumah kontrakannya di Jorong Simpang Pogang.

Setelah dilakukan interogasi oleh pemuda bersama Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung terduga Eka Putra mengakui bahwa foto tersebut benar dirinya bersama Fikri Ramadan.

Keduanya mengaku telah melakukan hubungan badan sebanyak 3 (tiga) kali di Rumah Kontrakannya Jorong Simpang Pogang Nagari IV Koto Pulau Punjung dan terakhir melakukan seminggu yang lalu.

Setelah dilakukan musyawarah antara Pemuda Jorong didapat kesepakatan bahwa terduga pelaku Gay harus membayar denda Pemuda dan Jorong sebesar 28 (dua puluh delapan) Sak semen atau Rp. 1.800.000 (Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah).

Untuk menghindari emosi dari pemuda pelaku diusir dari rumah kontrakannya dan tidak diperkenankan lagi tinggal/mengontrak di Nagari IV Koto Pulau Punjung, Dharmasraya. (Yuswadi/WRC Bekasi)

Most Popular

To Top