Politik

Bisanya Nakut-nakutin Doang, Prabowo Selevel Premannya Anak SD

Ayonews, Jakarta

Gagal dengan strategi “Rampoklah tetanggamu yang sedang kesusahan” dalam kasus memalukan Ratna Sarumpaet, Capres 02 Prabowo kembali bikin strategi “Menebar takut”.

“Seperti yang sering dilontarkan oleh Capres Prabowo bahwa Indonesia terancam karena tanah dan kekayaan alamnya sudah dikuasai asing. Perekonomian Indonesia sudah dikuasai asing, sumber daya alam Indonesia diberikan kepada asing, dimana seakan-akan kehidupan kita pun dikuasai asing,” ujar politisi Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir, Jakarta (18/10/2018).

Terlalu seringnya  bicara bahwa Indonesia dikuasai asing, lanjut Inas, mencerminkan Capres usungan Partai Gerindra, PKS dan PAN itu cuma selevel preman anak sekolah dasar yang nakal dan hanya bisa menakut-nakuti teman sekelasnya.

“Padahal sekarang ini justru Presiden Jokowi sedang dan sudah berhasil merebut kembali sumber daya alam (SDA) Indonesia yang dilego kepada asing oleh mantan Presiden Soeharto yang tidak lain adalah mertua Prabowo sendiri,” ungkap Inas.

Ketua Fraksi Partai Hanura DPR RI itu membeberkan data-data keberhasilan Jokowi merebut (SDA) dari tangan negara asing yang beberapa dekade sebelumnya dilego mantan mertua Prabowo. Berikut datanya:

1. PT. Freeport Indonesia, dilego sejak tahun 1967, 1 bulan setelah Soharto dilantik jadi Presiden RI ke 2.

2. Blok minyak Sanga-Sanga yang terletak di Kalimantan, dilego pada tanggal 8 Agustus 1968 dan pada bulan Agustus 2018 diambil alih Pertamina.

3. Blok minyak Attaka, dilego pada tahun 1970 dan akan diambil alih Pertamina pada bulan oktober 2018.

4. Blok East Kalimantan, dilego pada tahun 1968 dan akan diambil alih oktober 2018.

5. Blok Tengah dilego pada tahin 1988 dan akan diambil alih 100% pada tahun 2018.

6. Blok South East Sumatera (SES), dilego pada tahun 1968 dan sudah diambil alih pada bukan September 2018.

7. Blok North Sumatera Offshore (NSO), dilego pada tahun 1968 dan diambil alih Pertamina pada tahun 2015.

8. Blok Ogan Komering, dilego pada bulan Febuari 1998 dan pada bulan Febuari 2018 dikuasai 100% oleh Pertamina.

9. Blok Tuban, dilego pada tahun 1988 dan diambil alih Pertamina pada bulan Febuari 2018.

“Presiden Jokowi juga mampu mengembalikan 2 blok terbesar yang dikuasai asing lebih dari 50 tahun di Indonesia ke pangkuan Ibu Pertiwi. Pertama, Blok Mahakam, diambil alih pada bulan Januari 2018. Kedua,
Blok Rokan  dengan produksi minyak terbesar di Indonesia, yang akan diambil alih pada tahun 2021,” paparnya.(Agung/WRC Karawang)

Most Popular

To Top