Hukum & Kriminal

Parung Mencekam, Nyawa Dibalas Nyawa, Puluhan Pemuda Rumpin Bersenjata Serbu Warga Karikhil

Korban Rumpin yang diduga dibunuh dan ditemukan di Karikhil menjadi pemicu serbuan warga Rumpin ke Karikhil. Foto: istimewa

Ayonews, Bogor

Desa Karikhil, Parung Bogor mencekam pada Senin dinihari (8/10/2018), sekitar pukul 02.30 WIB. Ratusan orang bersenjata tajam dengan posisi siap menyerang berkumpul di sebuah jalan desa.

Aksi kerumunan massa di Jl H Miing, Karikhil ini terkait dengan peristiwa sebelumnya ketika puluhan pemuda bersenjata tajam asal Desa Rumpin, Bogor datang mencari warga Karikhil yang dituding menjadi pelaku pembunuhan seorang warga Rumpin, Parung, Bogor.

Seorang warga Karikhil yang menolak menyebutkan identitasnya dengan alasan keamanan mengungkapkan, kejadian itu persis di depan matanya.

“Ada sekelompok anak muda. Perkiraan umur 20-30 tahunan melempari anak muda di kampung Karikhil menggunakan batu dan botol,” ujarnya.

Mendapati kejadian itu, saksi tersebut sambil membawa senter menghampiri pemuda yang mengaku berasal dari Rumpin.

“Saya tanya ke mereka; Anak mana lu…anak mana lu….”Saya Rumpin…saya Rumpin” jawab mereka. Terus saya lari ke dalam dan mengambil senjata tajam antisipasi kalau mereka menyerang saya. Ternyata mereka kabur. Sempat satu orang pakai motor saya kejar, tapi nggak ketangkep,” paparnya.

Menurut saksi tersebut, penyerangan yang dilakukan puluhan anak muda itu berasal dari 7 desa di Rumpin.

“Penyerangan ini bermula dari ditemukannya mayat seorang warga Rumpin di Karikhil. Mereka menuduh warga Karikhil pelakunya. Mereka nggak mau lapor ke polisi karena merasa nyawa harus dibayar dengan nyawa,” urainya.

Sampai subuh, kondisi masih mencekam, ratusan warga masih berkerumun dengan senjata di tangan mengantisipasi adanya serangan dari warga Rumpin.

“Ibu-ibu dan anak-anak sudah kita ungsikan ke balai desa. Khawatir serangan benar-benar terjadi,” tutup saksi itu.(TIM WRC)

Most Popular

To Top