Hukum & Kriminal

Setelah Insiden Toilet, Inas N Zubir Dapat Ancaman dari Garda 08 yang Mengaku Pengawal Prabowo

Ayonews, Jakarta

Ketua Fraksi Partai Hanura DPR-RI Inas Nasrullah Zubir mengaku mendapat ancaman yang diduga dari pendukung Capres Prabowo-Sandiaga Uno. Intimidasi melalui pesan WhatsApp itu terjadi setelah beberapa kali Inas membuat pernyataan mengkritisi pasangan Prabowo-Sandi di beberapa media.

“Sejak gue posting tentang insiden toilet Inas-Prabowo,  kayaknya sih Prabowo gak terima deh ama postingan gue. Ada seseorang yang mengaku dari Garda 08 nya Prabowo nge-japri gua lewat WA berinisial AG yang memaki-maki dengan kata-kata kasar and kotor,” kata Inas di Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Hasil screenshot WA Ketua Fraksi Hanura DPR-RI Inas N Zubir yang diterima Ayonews. Foto: Agung/WRC Karawang.

Awalnya, sambung Inas, ia tak menggubris ancaman dan makian itu. Ia memblokir nomor orang yang mengaku dari Garda 08 pendukung Prabowo dan mantan mujahid Poso dan Ambon.

“Terpaksa deh gue blok. Tapi dasar nih anak emang kebangeten. Doi ganti nomer lalu nge-japri lagi bahkan 4 kali gue blok,  4 kali juga dia ganti nomer. Parahnya nih doi pake kata-kata iblis lah, binatang lah, edan gak tuh. Kalau emang gue iblis, pasti gue nongol lewat Hp-nya lalu gue cekek, iya kan? hehehe,” ucap Inas saat dihubungi melalui pesan elektronik WhatsApp.

Tak hanya itu, Inas menjelaskan, setelah memblokir beberapa kali, pengancam juga meneleponnya dengan nomer lain.

“Doi juga bilang gue banci karena kagak mau diajak duel. Duh, emangnya gue preman jalanan? Di kubu sini mah semua pake otak, pokoknya cool deh. Tapi rupanya anak buah Prabowo pada temperamental semua nih, terlalu cepat lelah otaknya lalu langsung main otot!” paparnya.

Merasa terus menerus diteror, Inas telah membalas cacian orang yang mengaku pendukung Prabowo.

“Emangnya die pikir gue gak bisa kasar juga kek gitu? Langsung gue bales tuh!
Tapi, gue duga sih kayaknya anak itu disuruh Prabowo deh, gue kagak takut! malahan gue lawan and gue bales juga deh! Buntutnya, die call gue lalu nyaci maki gue. Namanya juga japri, gua lawan aja terus. Eh, doi malah ngancem mau ngegebukin gue rame-rame, busyet dah! Bahkan doi share lokasi rumahnya yang dijadiin markas Garda 08, di Jl. Utan Kayu, Matraman, katanya sih agar gue lapor polisi” ungkapnya.

“Maksudnya apa sih? Mereka merasa kebal hukum? Ceee ilee…. Prabowo belum jadi Presiden aja, anak buahnya udah ngerasa kebal hukum, gimana kalau Prabowo jadi Presiden? hancur negeri ini deh! Bahkan anak itu ngakunya mantan teroris di Poso dan Ambon! Astaghfirullah! untuk apa ya Prabowo ngerekrut mantan teroris?” imbuhnya.

Inas berfikir untuk melaporkan kejadian ini ke polisi. “Tapi setelah pikir-pikir lebih baek gue tulis aja kejadian ini dan sekalian ngingetin nih sama kepolisian and juga netizen, kalau terjadi sesuatu sama gue, maka bisa diduga perbuatan Prabowo melalui anak buahnya, dulu zaman orba ngegunain Tim Mawar, tapi sekarang ngegunain Garda 08,” tutupnya.(Agung/WRC Karawang)

Most Popular

To Top