Hukum & Kriminal

Ngiklan di Media Sosial, Komplotan Pembuat Surat & Dokumen Palsu Dicokok Polisi

Dokumen palsu yang telah dihasilkan komplotan Candra dan Richo. Foto: Kevin Yuswadi

Ayonews, Jakarta

Jajaran Polres Tanjung Priok, Jakarta Utara berhasil membekuk komplotan pemalsu surat/dokumen depan Mangga Dua Square. Jl Gunung. Sahari Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada, Jum’at (21/9/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan Unit II Pidana Umum Polrestro Tanjung Priok, petugas berhasil mengamankan dua pelaku kompolotan itu. Mereka adalah Candra Novianto (29), warga Jl Panggung Mas III No 67, RT 005/001, Panggung Lor, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam aksi komplotan itu, pelaku Candra berperan sebagai pembuat surat/dokumen palsu.

Pelaku kedua bernama. Richo Effendi (43), warga Jl Selomas Gang 4 No. 179, RT 006/001, Panggung Lor, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam komplotan itu, pelaku Richo berperan sebagai marketing, pencari orderan, pengedar surat/dokumen palsu melalui media online maupun secara langsung.

Alat-alat pembuat dokumen palsu. Foto: Kevin Yuswadi

Kasat Reskrim Polres Tanjung Ptiok, AKP M. Faruk Rozi mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang menjadi korban aksi penipuan komplotan ini pada Rabu (19/9/2018).

“Modus operandi yang mereka mereka lakukan dengan cara beriklan melalui media sosial sebagai jasa pembuatan surat-surat dan dokumen. kemudian melakukan pemalsuan surat-surat berupa KTP, Ijazah, buku nikah, buku rekening, akta, sertifikat, transkip nilai dan SKCK. Dengan cara mencetak menggunakan laptop berikut printernya,” terang Faruk di Jakarta, Sabtu (22/9/2018) kepada wartawan.

Lebih lanjut Faruk mengatakan, pada Rabu (19/9/2018) anggota Unit II mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya Jasa pembuatan surat/dokumen palsu melalui media Sosial.

“Anggota Unit II melakukan undercover buy dan melakukan penyelidikan dengan memesan 1 (satu) buah KTP palsu, pada hari Jum’at (21/9/2018) di depan Mangga Dua Square Jl Gunung Sahari. Dari lokasi itu, petugas berhasil mengamankan tersangka Richo,” paparnya.

Dari hasil Penggeledahan, lanjut Faruk, diketemukan dan disita dari tangan kiri tersangka Richo satu buah KTP yang diduga Palsu.

“Dari hasil Interogasi Richo, petugas menangkap pelaku Candra yang diduga sebagai pembuat dokumen atau KTP palsu tersebut,” jelasnya.

Kemudian, sambung Faruk, petugas menggeledah rumah kos Candra di Jl. Cempaka Sari III No.16, RT 014/RW008, Harapan Mulia, Kemayoran Jakarta Pusat. Dari hasil Penggeledahan rumah kos tersebut dapat diketemukan dan disita barang bukti berupa dokumen-dokumen yang diduga Palsu berikut bahan mentah dan alat pembuatnya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka kami jerat pasal 263 KUHP. Dari para tersangka, petugas mengamankan beberapa barang bukti hasil kejahatan mereka,” imbuhnya,

Berikut barang bukti yang berhasil diamankan petugas, di antaranya: 3 buah KTP palsu, 11 lembar ijazah palsu, 13 lembar transkip nilai palsu, 4 lembar SKHUN palsu, 1 lembar SKCK palsu, 1 lembar Akta kelahiran palsu, 3 buah buku nikah palsu, 9 buah buku rekening palsu, 1 buah stempel Universitas Pamulang, 1 unit mesin printer merk HP, 1 unit mesin printer merk Canon, 1 unit laptop merk HP, 1 set kertas foto, 5 set kertas concorde, 2 pak kertas HVS, 1 gulungan kertas aluminium foil, 1 buah gunting, 1 buah kater, 2 buah penggaris, 2 buah handphone, 5 buah alat suntik tinta, 2 buah catrige tinta printer, 1 buah bak stemple, 1 unit mouse.(Kevin Yuswadi/WRC Bekasi)

Most Popular

To Top