Nasional

Jadi DPO Massa Garda Aksi 199, Direktur Grab Pengkhianat Bangsa ini Pantas Digantung di Monas

Ayonews, Jakarta

Grab Indonesia pantas ditendang dari negara ini. Sudah menguras keringat dan darah dari putra dan putri bangsa demi memperkaya perusahaan asing, Grab dinilai sebagai pengkhianat bangsa. Grab jadi aplikator Romusha era moderen.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjadi salah satu DPO (Daftar Pencarian Orang) massa aksi 199 yang akan digelar pada Rabu (19/9/2018) besok.

“Orang ini pengkhianat bangsa. Antek asing yang bekerja di negeri ini dan memeras keringat dan darah para driver ojek online kemudian membawa lari keuntungannya buat negara lain. Dia pantas digantung di Monas,” ujar Ketua Umum Tekab (Team Khusus Anti Begal) Indonesia Ari Nurprianto yang bakal menjadi salah satu komandan lapangan aksi Gabungan Roda Dua (Garda) 199, Minggu (16/9/2018).

Pra Asian Games lalu, ungkap Ari, Ridzki merayu para driver untuk tidak melakukan aksi demo saat pesta negara-negara Asia itu berlangsung. Tujuannya agar pagelaran itu berlangsung aman dan damai.

“Bahkan dia mempersilakan massa Garda untuk menduduki kantor Grab setelah Asian Games. Ini orang nggak pantas bawa obor Asian Games. Presiden bukan, menteri bukan, pejabat bukan, prestasi buat negara ini tak ada. Ternyata itu modusnya supaya driver Grab tidak demo,” papar Ari.

Ari menegaskan, aksi kali ini tak akan ada kompromi lagi. Trisula tuntutan para driver harus dipenuhi.

“Dia kan sudah menantang kami para driver untuk menduduki kantor Grab selama 3 hari berturut-turut. Itu kan kami lakukan. Lihat saja jalur Benhil, Jakarta Pusat, bakal lumpuh,” ancam Ari.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, massa Garda aksi 199 menuntut tiga hal yaitu: pertama, perjanjian kemitraan antara aplikator dengan driver ojek online yang adil dan transparan dan saling menguntungkan. Kedua, aplikator harus menggunakan mekanisme tarif dasar berdasarkan rumus transportasi bukan supply demand algoritma. Ketiga, hilangkan potongan komisi 20% bagi aplikator.(one/WRC)

Most Popular

To Top