Hukum & Kriminal

Pulang Subuh, Pelajar SMA Muhammadiyah ini Tewas Dibantai Geng Motor Permata Hijau

Ayonews, Jakarta

Seorang pelajar SMA Muhammadiyah 15, Slipi, Jakarta Barat tewas setelah menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan sekelompok yang diduga geng motor di depan ITC Permata Hijau, Jl Supeno, Grogol Utara, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9/2018) subuh sekitar pukul 04.40 WIB.

Dari keterangan saksi-saksi yang berhasil dihimpun WRC Ayonews di lokasi kejadian, korban bernama Ari Haryanto, warga Komplek DPRRI Jl H Sidik, No 42, Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu tewas dengan luka robek di kepala, luka tusukan di dada dan luka bacokan di tangan kiri akibat dibantai.

Rohan Sanap, teman korban yang juga pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi yang juga nyaris jadi korban mengaku kejadian itu berlangsung cepat.

“Saya boncengan sama Ari pulang dari
Bulungan Blok M. Begitu sampai di turunan Fly Over Permata Hijau diikuti sekitar 10 orang lebih berboncengan motor. Mereka pada bawa bermacam-macam senjata tajam,” tutur Rohan.

Pas sampai di putaran depan ITC Permata Hijau, motor yang dikendarai Ari dan Rohan ditendang salah satu pelaku.

“Saya dan Ari terjatuh. Saking takutnya saya langsung lari. Saya nggak melihat Ari lagi. Cuma sekilas, Saya melihat Ari dikerubungi para pelaku,” ujarnya.

Setelah para pelaku pergi, lanjut Rohan, ia kembali lagi ke tempat dirinya terjatuh bersama Ari.

“Saya lihat Ari udah tergeletak di tanah. Banyak darah di kepala dan badannya bekas luka bacokan. Kemudian dibantu Satpam dan warga, saya membawa Ari ke RS Medika Permata Hijau. Saat dibawa masih bernafas, didi rum sakit meninggal dunia,” papar warga Jl.Kemanggisan Ilir Rt 05/12,

Sementara itu, Mohamed Kevin, warga Jl.H Saili No.37B Rt 02/06 Kel Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat melihat langsung aksi brutal geng motor itu.

“Pada saat kejadian saya berada persis di belakang korban dan pelaku. Saya melihat sekitar 5 motor berboncengan bertiga mengejar korban dengan membawa berbagai senjata tajam,” ucap Kevin.

Begitu sampai di putaran depan ITC, sambungnya, pelaku langsung rame- rame membacok korban.

“Ngeri, saya nggak berani nolong. Semuanya bawa pedang, clurit dan senjata tajam lainnya,” katanya.

Setelah para pelaku pergi ke arah Kebayoran Lama, kevin baru berani menolong korban dibantu teman korban yang selamat dan membawa ke RS Medika Permata Hijau dengan menggunakan sepeda motor,” jelasnya.(Yuswadi/WRC Bekasi)

Most Popular

To Top