Nasional

Diprediksi Kalah di Sumatera, Ini Jurus Jokowi Menangkan Pilpres 2019

Presiden Jokowi salat Idul Adha di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8/2018). (Foto: Antara).

JAKARTA, Ayonews.com – Hasil survei Alvara Research Center menunjukkan pasangan capres dan cawapres Jokowi-Maruf Amin kalah di Sumatera. Di wilayah itu, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menguasai.

Merespons hasil survei tersebut, Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan elektabilitas pasangan Jokowi-Maruf terutama di wilayah Sumatera.

“Pak Jokowi di Jawa sangat kuat. Dulu yang kalah cuma Jawa Barat, saya kira hari ini sudah unggul. Itu artinya sangat aman,” kata di Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Karding yang juga Sekjen PKB ini mengakui bahwa di Sumatera suara Jokowi kalah dengan Prabowo pada Pilpres 2014 lalu. Dalam survei terbaru Alvara ini pun, suara Jokowi masih kalah. Namun dirinya tak khawatir karena sudah ada beberapa langkah yang disiaplkan untuk membalikkan survei itu.

”Di Sumatera ada beberapa daerah seperti Aceh, Padang, Riau, yang dulunya kalah tetapi kita sudah punya terapi, langkah-langkah strategis untuk memenangkan Jokowi ke depan,” kata dia.

BACA JUGA: Hasil Survei Alvara Bikin Sandiaga Uno Terkejut

Survei Alvara Research Center menunjukkan, Jokowi-Maruf Amin unggul di Jawa dengan perolehan 61,7 persen, sementara pasangan Prabowo-Sandi meraih 27,5 persen. Sementara responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 9,2 persen.

Sebaliknya, untuk wilayah Sumatera duet Prabowo-Sandiaga unggul dengan perolehan 48,9 persen, sedangkan Jokowi- Maruf meraup 41,0 persen sementara yang belum menentukan sebanyak 8,9 persen.

Survei berlangsung pada 12-18 Agustus 2018. Riset tersebut menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas. Sampel diambil di seluruh Indonesia. Adapun margin of error survei ini sebesar plus minus 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Kondisi kekuatan berdasarkan geografis ini hampir sama dengan Pilpres 2014. Saat itu Jokowi unggul di Jawa dan Prabowo di Sumatera. Kalau pulau lain relatif kecil. Jadi siapa yang mampu menguasai lumbung suara di Jawa dan Sumatera maka akan memenangkan Pilpres 2019,” ujar Direktur Eksekutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali.

daru inews.id

Most Popular

To Top