Politik

Prabowo Kembali Datangi Rumah SBY tapi 20 Menit Pulang

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat SBY.

JAKARTA, Ayonews.com – Penetapan cawapres Prabowo Subianto berjalan sangat alot. Di saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk KH Maruf Amin sebagai cawapres, koalisi pendukung Prabowo masih terus tarik-menarik calon.

Hingga malam ini setidaknya dua rapat besar terjadi di koalisi Prabowo. Pertama, di Jalan Kertanegara IV yang tak lain kediaman mantan komandan Jenderal Kopassus TNI AD itu dan di rumah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, kawasan Mega Kuningan, Jakarta.

Baik di rumah Prabowo maupun rapat darurat di kediaman SBY, elite partai tampak masih berkuat dengan penentuan cawapres. Yang menarik, di tengah situasi yang tak kunjung terang itu, Prabowo kembali meluncur ke kediaman SBY.

Pantauan Ayonews.com, Prabowo datang sekitar pukul 21.30 WIB. Tampak ketua umum Partai Gerindra itu tergesa-gesa. Anehnya, 20 menit kemudian mantan Pangkostrad itu keluar dan meninggalkan rumah SBY.

Tidak ada keterangan yang diberikan. Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengakui kedatangan Prabowo masih terkait dengan cawapres. Namun dia engggan merinci lebih lanjut. Hinca juga menepis rumor bahwa di rumah SBY ada mantan Panglima TNI Jenderal TNI (purn) Gatot Nurmantyo.

Ditanya tentang cawapres Koalisi Prabowo, Hinca mengaku masih terus dalam pembahasan. Dia pun meminta publik untuk menunggu. ”Masih istikharah. Sabar ya…sabar,” kata dia, Kamis (9/8/2018) malam.

Koalisi Partai Gerindra dan Demokrat menemui jalan terjal setelah Prabowo dikabarkan menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai cawapres. Rencana ini memicu amarah elite Partai Demokrat yang sejak awal berkeinginan Prabowo menggandeng Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono.

Buntut dari perubahan peta politik itu, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief bahkan menuding Prabowo sebagai jenderal kardus. Dia juga menuduh Sandiaga pernah mengutus orang pada dirinya untuk menggulingkan pencalonan Prabowo-AHY.

Terkait perubahan arah politik itu, Partai Demokrat sejak siang tadi menggelar rapat darurat yang dihadiri para petinggi partai. Demikian pula Gerindra di Kertanegara. Sementara itu mitra koalisi, PKS, menyatakan tetap menerima Prabowo sebagai capres, namun tidak bila Sandi yang jadi cawapres.

Most Popular

To Top